Terkini Daerah

31 Ekor Anak Kobra Ditemukan di Lipatan Karpet di Masjid At-Ataqwa Sukoharjo, Ini Kesaksian Takmir

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penampakan sebagian anak ular kobra Jawa yang ditemukan di Masjid At Taqwa di Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (17/12/2019).

Untuk mengantisipasi masjid tersebut digunakan sebagai sarang ular, pihaknya dan pengurus masjid menutup lubang di dalam gudang, yang dijadikan tempat untuk pompa air.

Cara Antisipasi Teror Ular Kobra

Teror ular kobra di awal musim penghujan mulai meresahkan warga di berbagai daerah.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Jumat (13/12/2019), terbaru, seorang pedagang di Depok, Jawa Barat dilaporkan terkena gigitan ular yang ada di warungnya.

Lantas, bagaimana cara mengatasi jika Anda sudah terlanjur terkena gigitan ular?

Muhammad Dzawil Arham dari Snake Rescue, Yayasan SIOUX Ular Indonesia memberikan tips-tips untuk mengatasi gigitan ular, terutama yang berbisa seperti kobra.

Arham mulanya mengatakan bahwa ular berbisa seperti kobra tidak hanya menggigit, tetapi juga bisa menyemburkan bisanya.

Selain itu, Arham juga menyebut bahwa bisa ular tidak mengalir lewat darah.

"Kalau yang dibayangin orang bisa ular lewat darah, kan satu menit itu sudah berapa kali darah muterin tubuh," ujar Arham.

"Harusnya kalau mengalir lewat darah, hitungan detik, kegigit, hitungan menit langsung meninggal."

"Ternyata bisa ular itu lewat kelenjar limfatik, sehingga kita ikatpun masih mungkin dia mengalir," sambungnya.

Diketahui, orang-orang biasanya mengikat daerah gigitan ular berbisa dengan tujuan agar bisa ular tak menyebar.

Arham lantas menyebut penanganan gigitan ular yang tepat.

"Jadi penanganan yang tepat untuk mengangani gigitan ular, agar memperpanjang keselamatan hidup si korban gigitan ular adalah dengan imobilisasi," ungkapnya.

"Imobolisasi adalah kita mengusahakan untuk menghentikan pergerakan tubuh korban."

Halaman
1234