Terkini Nasional

Bantah Intervensi Partai Golkar, Presiden Jokowi Tantang Anggota DPD Maju: Saya Beri Sepeda

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi dalam Musyawarah Nasional Golkar X

Namun, pernyataan dari Andi Sinulingga ini belum dapat konfirmasi dari Luhut Pandjaitan.

Kader Lain Ikut Mundur

Langkah Bamsoet untuk mundur sebagai calon ketua umum Golkar ternyata diikuti oleh sejumlah kader lain yang juga mencalonkan sebagai ketua umum.

Ketua DPP Golkar Indra Bambang Utoyo yang pertama kali umumkan kemunduran dirinya sebagai calon ketua umum Golkar.

 "Saya menyatakan mundur dari pencalonan bakal caketum Golkar di Munas yang akan datang," ujar Indra seperti yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (4/12/2019).

Alasan Indra mundur adalah  sebagai bentuk dukungan kepada Bambang, agar Partai Golkar tidak terpecah belah.

"Dengan keputusan Bambang Soesatyo, kita runding, akhirnya kami mengatakan kita harus mendukung keputusan ini. Karena kami ingin menyelamatkan Partai Golkar," kata dia.

Tak hanya  Indra, politikus senior Golkar Agun Gunandjar Sudarsa juga menyatakan mundur. 

"Hari ini saya menyatakan mundur sebagai calon ketua umum di Munas di Ritz-Carlton ini," ujar Agun saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa.

Agun mengatakan bahwa dirinya memutuskan untuk mundur setelah mendapat jaminan bahwa partai akan solid dan dijalankan secara demokratis.

"Ada garansi lima tahun ke depan partai harus dijalankan dengan cara demokratis, melalui kolektif kolegial, rapat," ucap dia.

Bambang Soesatyo Mundur dari Pencalonan Ketua Umum Golkar, Ini yang Jadi Alasannya

 (TribunWow.com/Fransisca Mawaski)