"Ya ini kan saya katakan mekanisme kepemimpinan lima tahunan," ungkap Ruhut.
• Ditanya soal Jokowi Mau jadi Presiden hingga 15 Tahun, Ruhut Sitompul Sebut Politisi NasDem yang Mau
Ruhut kemudian menyinggung gagasan dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno dalam membangun sistem politik di Indonesia.
"Ini dari Bung Karno baik sekali, The founding father kita dia punya gagasan nggak bisa kita lawan," katanya.
Namun, Ruhut mengingatkan masyarakat jangan paranoid untuk mengungkapkan suaranya jika memang ingin menambah masa jabatan presiden.
Jangan hal itu disamakan dengan masa Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.
"Cuman ini juga jangan gara-gara Pak Harto Orde Baru salah semua kita, enggak juga."
Pak Harto periode ke satu ke dua bagus loh, ketiga masih bagus, mulai enggak bagus yang mulai ke empat, ke lima," terangnya.
Lihat videonya mulai menit ke-2:10:
Berbeda dengan Ruhut Sitompul, Juru Bicara PKS, Handi Risza mengaku tidak setuju.
Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV pada Minggu (24/11/2019), Handi Risza lantas membeberkan alasan PKS mengapa menolak wacana tersebut.
• Kabar Duka, Paman Jokowi, Agus Supriyanto Meninggal Dunia di Dalam Pesawat Menuju Bandara Soeta
"Artinya kami tidak setuju dengan ide tersebut," ujar Handi.
Handi meminta agar jangan sampai lupa dengan perjuangan reformasi pada 1998 yang telah dilakukan.
Pada 1998 masyarakat bersemangat untuk membatasi jabatan presiden.
"Semangat untuk membatasi jabatan presiden kan semangat reformasi tentu kan kita belum lupa ketika kita melakukan proses reformasi sekitar 20 tahun yang lalu."
"Salah satunya tuntutan itu adalah membatasi jabatan presiden menjadi dua periode," jelas dia.