Staf Khusus Presiden

Klarifikasi Stafsus Jokowi Billy Mambrasar soal Cuitannya yang Sempat Jadi Sorotan Warganet

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Billy Mambrasar buka suara terkait dengan cuitannya

TRIBUNWOW.COM - Dunia maya khususnya Twitter sempat diramaikan oleh tagar #StafsusRasaBuzzeRp beberapa hari lalu.

Rupanya hal itu disebabkan oleh cuitan Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Billy Mambrasar yang menuliskan soal keberagaman lalu ditanggapi beragam komentar dari warganet.

Dalam tayangan YouTube KOMPASTV, Minggu (1/12/2019), Billy lalu meluruskan mengenai hal tersebut.

Masuknya 7 Staf Khusus Milenial, Fadli Zon Sebut Jokowi Menggemukan Birokrasi

Billy Mambrasar menegaskan dirinya tidak antipati terhadap suatu kelompok tertentu.

"Saya sepakati bahwa saya mewakili dan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia, 277 juta orang Indonesia," ujar Billy Mambrasar.

Tak hanya itu, untuk menjelaskan dirinya tidak membenci kelompok lain, Billy menceritakan tentang latar belakangnya.

"Saya dari dua latar belakang lo, papa saya Papua Kristen, Nasrani. Mama saya itu latar belakangnya dari Muslim Jawa," papar Billy Mambrasar.

"Jadi latar belakang itu saya pelajari dan saya embrace dari kecil, sama sekali dalam cuitan saya tidak ada ke situ, sehingga diskusinya mengarah ke situ, padahal tidak ada sama sekali."

Sebelumnya akun Twitter Billy Mambrasar, @kitongbisa sempat diserang oleh sejumlah warganet terkait dengan cuitan Billy yang menulis kata 'kubu sebelah'.

Billy kala itu mencuitkan tentang tanggapannya atas komentar yang meremehkan kinerjanya sebagai Staf Khusus Presiden.

Sontak saja, banyak warganet yang menganggap Billy menyinggung soal pilihan dalam Pilpres lalu.

Sadar cuitannya multitafsir, Billy pun langsung memberikan klarifikasinya dalam Twitter pribadi miliknya @kitongbisa.

Tangkapan layar unggahan Twitter klarifikasi Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar (Twitter @kitongbisa)

Billy menulis yang dimaksud dengan 'kubu sebelah' adalah orang yang pesimis dengan kinerjanya sebagai staf khusus presiden.

Menurutnya, kata-kata tersebut tidak ditujukan untuk orang-orang yang berbeda pilihan pada Pilpres 2019 lalu.

"Untuk yg salah mengartikan "KUBU SEBELAH", maksud saya dari KUBU SEBELAH adalah HATERS atau ORANG2 PESIMIS terhadap progress kinerja saya.."

Halaman
123