Menteri Agama dimintanya untuk menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
"Sejatinya menurut saya kementerian agama kembali ke tupoksinya, bagaimana haji kita supaya lebih rapi, bagaimana umroh kita supaya lebih hikmat, bagaimana haji kita yang 200 ribu lebih itu kain ihramnya tidak lagi impor dari China, itu penting," ucapnya.
• Kritisi 2 Menteri Jokowi, Menag dan Menkopolhukam Mahfud MD, Rocky Gerung: Bukan Nakut-nakuti Orang
• Didebat Rocky Gerung soal Menag hingga Isu Radikalisme, Ade Armando: Kalau Anda Enggak Masalah, Fine
Ia menambahkan, menteri agama seharusnya fokus memikirkan cara menyejahterakan umat.
"Dari China yang banyak, tasbih masih dari China, bagaimana kita kita mengoptimalkan ekonomi umat, paling baik tugas kementerian agama itu bagaimana mengubah air mata kesedihan menjadi air mata kebahagiaan," kata Yandri.
Ia juga meminta menteri agama untuk fokus membangun pesantren menjadi lebih baik.
"Dan sekarang pak, Komisi VIII (DPR RI) baru mengesahkan undang-undang pesantren, itu belum ada turunannya, kita minta menteri agama jangan urusi celana cingkrang, urusi pesantren," kata Yandri.
"Bikin pesantren yang bagus, dananya bagus, ulamanya diperhatikan, gajinya enak, jangan kerjaan yang enggak-enggak."
Ia juga meminta menteri agama untuk tidak membuat kegaduhan.
"Banyak tugas mulia pak menteri agama yang layaknya dijalankan secara teliti dan bijaksana, enggak usah membuat gaduh," ucapnya.
Simak video berikut ini menit 4.50:
Pada kesempatan itu, Budayawan Sudjiwo Tedjo memberikan komentarnya tentang isu radikalisme yang kini banyak diperbincangkan.
Ia mulanya membeberkan pengalamannya bertemu dengan seseorang yang mengenakan rok mini.
Sudjiwo Tedjo mengaku terganggu lantaran melihat wanita memakai rok mini bisa menggugah gairahnya.
"Saya tuh ngelihat rok mini itu terganggu Pak, paling terganggu di bandara Ngurah Rai itu (Denpasar, Bali) di tangga pesawat itu pak, di tangga pesawat itu macet."
"Karena di belakang, penumpang di dalam macet di depan saya rok mini, itu angin kenceng. Wah itu saya bikin lagu," kata Sudjiwo Tedjo.