Kabar Tokoh

Rocky Gerung Sebut Radikalisme Hanya di Pikiran: Ngapain Ditutup, Biarin Orang Berdebat tentang Itu

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rocky Gerung jelaskan pemerintah tidak seharusnya menutupi pemikiran radikalisme, pikiran tersebut harus dibuka agar bisa diperdebatkan untuk menghindar semakin besarnya radikalisme

Radikalisme dan Terorisme Kamuflase Pemerintah

Pada segmen sebelumnya, Rocky sempat membahas bagaimana isu terorisme dan radikalisme hanyalah pengalihan isu yang dibuat oleh pemerintah.

Menurutnya, radikalisme dan terorisme dibuat oleh pemerintah untuk menyamarkan kegagalan yang mereka lakukan.

"Yang ada kan sekarang radikal, radikal, fundamentalisme," jelas Rocky.

"Nah biasanya rezim itu mulai asal tuduh kalau dia gagal mensejahterakan rakyat," tambahnya.

"Jadi ini (radikalisme dan terorisme) kamuflase," tegasnya.

Ia lanjut mengatakan soal teroris yang ketuanya sudah mati namun radikalisme masih ada di Indonesia.

Rocky beranggapan hal tersebut tidak masuk akal karena ketua dari ISIS sudah mati.

"Nanti ada teroris segala macam, ISIS ketuanya terbunuh tapi masih ada radikalisme di Indonesia, kan udah enggak ada idenya," tambahnya.

Video dapat dilihat mulai menit 2.47

(TribunWow.com/Anung Malik)