TRIBUNWOW.COM - Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, telah mendapat laporan dari masyarakat sebelum melakukan penangkapan PA dalam kasus prostitusi online.
Penjelasan itu disampaikan Kombes Frans pada acara Kompas Petang yang tayang di Kompas Tv, Sabtu (26/10/2019).
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (27/10/2019), pada acara tersebut pembawa acara menanyakan mengenai cara sebuah prostitusi online bekerja.
"Anda bisa gambarkan pada kami, cara bekerja prostitusi, ia bekerja sendirian hanya ditemani muncikari atau memang ada jaringan besar yang melibatkan banyak orang di dalamnya?," tanya pembawa acara.
• Benarkan PA Seorang Publik Figur, Ini Kata Polda Jawa Timur soal Penggerebekan Prostitusi Online
Kombes Frans menjelaskan bahwa sistem prostitusi online sangatlah berbeda dengan prostitusi pada biasa.
Ia juga menyebut adanya branding melalui media sosial pada proses prostitusi online.
"Tentu ya di era digital ini, di era informasi dan teknologi ini, cara mem-branding seseorang itu berkaitan dengan prostitusi online, berbeda dengan cara tradisional atau yang dilakukan dulu-dulu," ucap Kombes Frans.
Kombes Frans juga menjelaskan mengenai cara branding yang dilakukan.
Selain melalui media sosisl, disebut juga ada sebuah grup tertentu untuk melakukan transaksi.
Pihak kepolisian juga mengaku mendapat laporan dari masyarakat hingga bisa menangkap PA yang seorang publik figur.
"Nah sekarang mem-branding-nya melalui digital yaitu di media sosial, kemudian di grup-grup tertentu yang itu hasil dari pada laporan masyarakat yang datang kepada kami," ucap Kombes Frans.
Kombes Frans juga menyebut telah melakukan penyelidikan melalui cyber patrol.
• Sama-sama Digerebek di Jatim, Ini Kata Polisi soal Hubungan Kasus Prostitusi PA dengan Vanessa Angel
"Dan hasil cyber patrol yang dilakukan oleh direktorat kriminal umum Polda Jawa Timur, jatanres Polda Jawa Timur," ucap Kombes Frans.
Ia juga menyebut bahwa kasus prostitusi online masih terus terjadi bahkan setelah Polda Jawa Timur sempat menangkap Vanessa Angel.
"Dan kita berhasil membuktikan, prostitusi online itu bukan hanya yang kita publis yang dahulu. Dan ada berlanjut lagi kasus pada PA ini," ucap Kombes Frans.