Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin

Izinkan Demo Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, Kapolri: Kalau Damai-damai Saja, Kita Tak Masalah

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Tito Karnavian menyebut pihak kepolisian akan mempersilakan masyarakat melakukan aksi demonstrasi yang aman dan tertib.

"Jadi kalau demonya damai-damai saja, kita tidak masalah. Tapi belakang ini, mohon maaf, demo yang dilakukan ada yang idealisme," imbuhnya.

"Tapi ada juga pihak-pihak yang memanfaatkan aksi massa untuk kepentingan sendiri."

Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) rencananya akan melakukan aksi demonstrasi di sekitar Istana Negara, Kamis (17/10/2019).

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Kamis (17/10/2019), untuk mengamankan aksi tersebut, petugas telah memasang kawat berduri di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. 

Selain kawat berduri, sebuah mobil pengurai massa (Raissa) juga dipersiapkan untuk mengamankan aksi demonstrasi.

Aparat Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menutup sejumlah ruas jalan menuju Istana Negara.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar apel pasukan pengamanan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, Kamis (17/10/2019) pagi.

Dilansir TribunWow.com dari siaran langsung kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (17/10/2019), Hadi Tjahjanto sebagai inspektur upacara didampingi Tito Karnavian memberikan keterangan pers di antaranya terkait siapa yang dikawal saat pelantikan.

Ketua MPR Imbau Masyarakat Jaga Ketertiban untuk Sukseskan Acara Pelantikan Presiden dan Wapres

Panglima TNI Ungkap Daerah Mana Saja yang Dijaga Ketat saat Pelantikan, Glodok hingga Bandara

Setelah apel yang dihadiri 30 ribu personel gabungan TNI dan Polri itu selesai, Hadi Tjahjanto langsung bertemu awak media.

Hadi Tjahjanto menjelaskan tokoh-tokoh yang akan diamankan di antaranya presiden dan wakil presiden terpilih serta keluarganya.

"Sedangkan objek yang akan kita amankan, di antaranya adalah personel presiden, wakil presiden, dan keluarganya," ungkap Hadi Tjahjanto.

Selain pihak presiden dan wakil presiden, kepala negara serta utusan dari luar negeri juga akan dikawal.

"Tamu-tamu dari luar negeri, kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus," kata Hadi Tjahjanto.

Tak hanya saat proses pelantikan, pengawalan dilakukan sejak mereka datang, serta dalam perjalanan, baik dari hotel menuju ke Gedung DPR atau sebaliknya.

Halaman
123