Tips Kesehatan

Anda Sering Mengalami Bau Mulut? Hati-hati, 7 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebabnya

Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Bau Mulut

TRIBUNWOW.COM - Bau mulut juga dikenal sebagai halitosis atau fetor oris.

Bau dapat berasal dari mulut, gigi, atau sebagai akibat dari masalah kesehatan yang mendasarinya.

Bau mulut bisa menjadi masalah sementara atau kondisi kronis.

Menurut American Dental Association, setidaknya 50 persen orang dewasa pernah mengalami halitosis dalam hidup mereka.

Apa yang menjadi penyebab bau mulut?

Berikut TribunWow.com telah merangkum dari healthline, 7 penyebab bau mulut.

Insomnia Kacaukan Jadwal Harianmu? Obati dengan Bahan Alami Ini

Kebersihan Gigi Buruk

Bakteri memecah partikel makanan yang terperangkap di gigi atau mulut.

Kombinasi bakteri dan makanan busuk di mulut Anda menghasilkan bau yang tidak sedap.

Menyikat dan membersihkan gigi secara teratur menghilangkan makanan yang terjebak sebelum meluruh.

Menyikat gigi juga menghilangkan plak, zat lengket yang menumpuk di gigi Anda yang menyebabkan bau.

Penumpukan plak dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal.

Bau mulut juga bisa menjadi masalah jika Anda memakai gigi palsu dan tidak membersihkannya setiap malam.

Cara Mudah Hilangkan Bau Mulut, Buat Kamu Lebih Percaya Diri saat Berbicara dengan Orang Lain

Makanan dan Minuman Beraroma Kuat

Ketika Anda makan bawang, bawang putih, atau makanan lain dengan bau yang kuat, perut Anda menyerap minyak dari makanan selama pencernaan.

Minyak ini masuk ke aliran darah Anda dan menuju ke paru-paru.

Ini menghasilkan bau mulut yang bertahan hingga 72 jam.

Minum minuman dengan bau yang kuat, seperti kopi, juga dapat menyebabkan bau mulut.

Merokok

Merokok menyebabkan bau yang tidak sedap dan mengeringkan mulut Anda, yang bisa membuat bau napas Anda semakin parah.

7 Cara Mengurangi Bau Mulut saat Sedang Menjalankan Puasa Ramadan

Mulut kering

Mulut kering juga dapat terjadi jika Anda tidak membuat air liur yang cukup.

Air liur membantu menjaga mulut Anda bersih dan mengurangi bau.

Mulut kering dapat menjadi masalah jika Anda memiliki kondisi kelenjar ludah, tidur dengan mulut terbuka, atau minum obat-obatan tertentu, termasuk yang obati tekanan darah tinggi.

Penyakit periodontal

Penyakit periodontal terjadi ketika Anda tidak segera mengeluarkan plak dari gigi.

Seiring berjalannya waktu, plak mengeras menjadi karang gigi.

Anda tidak dapat menghapus karang gigi dengan menyikat gigi, dan itu dapat membuat iritasi pada gusi Anda.

Tartar dapat menyebabkan kantong, atau lubang kecil, terbentuk di daerah antara gigi dan gusi.

Makanan, bakteri, dan plak gigi dapat terkumpul di kantong, menyebabkan bau mulut yang kuat.

4 Tips Sederhana untuk Hindarkan Bau Mulut ketika Berpuasa

Kondisi Sinus, Mulut, atau Tenggorokan

Bau mulut dapat terjadi jika Anda memiliki:

  • infeksi sinus
  • drainase postnasal
  • bronkitis kronis
  • infeksi pada sistem pernapasan bagian atas atau bawah Anda

Penyakit

Bau mulut yang tidak sedap dapat menjadi gejala dari beberapa penyakit, termasuk penyakit ginjal, diabetes, dan gangguan refleks gastroesofageal (GERD).

GERD adalah penyebab halitosis yang relatif umum.

Jika Anda memiliki gagal ginjal atau hati atau diabetes, napas Anda mungkin berbau amis.

Ketika diabetes Anda tidak terkendali, nafas Anda bisa mengeluarkan aroma yang manis.

(TribunWow.com/Maria N)