Lihat video berikut:
• Berkicau di Twitter Tuding Penusukan Wiranto Settingan, Hanum Rais Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Sebelumnya dikabarkan Wiranto mendapat serangan saat melakukan kunjungan di Pandeglang, Banten.
Penyerangan tersebut dilakukan oleh dua orang yang diduga terpapar paham radikalisis.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (11/10/2019), seorang pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan serangan yang terjadi pada Wiranto merupakan sesuatu yang sudah direncanakan.
“Terencana tapi enggak lama-lama banget. Mungkin sekitar sebulan dua bulan,” ujar Chaidar, Kamis (10/10/2019).
Sedangkan alasan pemilihan Wiranto sebagai fokus penyerangan yaitu karena profilnya yang selalu dinilai sebagai public enemy.
"Profil Wiranto dianggap public enemy, sering muncul," ucap Chaidar.
Selain itu Chaidar juga menilai pelaku serangan memang berkaitan dengan jaringan teroris.
• Wiranto Diserang tapi Sebagian Publik Justru Senang, Psikolog Singgung Kekecewaan dan Pembenci
Hal itu dilihat dari senjata yang digunakan dan pola serangan yang dilakan.
“Kemungkinan memang kelompok JAD, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Kalau dilihat dari senjatanya pakai pisau, pakai domestic weapon, ciri ISIS. Pakai golok, senjata tajam, pisau dapur. Cara seperti ini sudah diperintahkan mereka 4 tahun lalu,” jelas Chaidar.
Lalu ciri lain yang menguatkan keterkaitan dengan jaringan teroris adalah pelaku merupakan pasangan suami istri.
“Ciri kedua, suami istri. Kami menyebutnya itu family terrorism," tambahnya.
(TirbunWow.com/Ami)