Akibat pengakuan ada typo-nya itu, presenter acara, Haris Azhar, serta Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Sultan Rivandi yang turut hadir bertanya-tanya.
"Kenapa ada typo-nya ya bang?," tanya presenter.
"Kalau saya lihat," ujar Arteria Dahlan belum selesai.
"Dibaca?," sela Sultan Rivandi.
"Pasti dibaca," tegas Arteria Dahlan.
"Setiap halaman kan diparaf," tanya Haris Azhar lagi.
Kemudian, Arteria Dahlan menjelaskan, typo-typo itu terjadi karena adanya kesalahan teknis manusia.
"Jadi gini ya Bung, saya ini yang ngikutin harmonisasi dan sinkronisasi selalu kita katakan semua pasal ini begini ya, tapi kita tidak bisa pastikan karena kami tidak menunggu sampai petugas ketik itu selesai."
"Kami sudah pastikan ya sinkronisasi begini-begini yah siap pak-siap pak, siap pak terakhir begitu."
"Ini bener-bener kalau saya katakan wallahi (demi Tuhan) nih saya katakan human error," papar Arteria Dahlan meyakinkan.
• Diingatkan Haris Azhar, Arteria Dahlan Ungkap Duka Cita bagi Akbar Alamsyah setelah Doakan Wiranto
Kemudian, Haris Azhar sempat memprotes pernyataan Arteria Dahlan yang dianggap bias.
"Itu enggak boleh itu bahasanya dia. Itu betul, wallahi itu bahasanya bias," protes Haris Azhar.
Lantas, Staf Ahli Kepresidenan, Ali Ngabalin yang berada di sisi kiri Arteria Dahlan membela bahwa kata wallahi yang digunakan Arteria Dahlan bertujuan untuk meyakinkan bahwa pernyataannya benar.
"Untuk memastikan pernyataanya benar dan tidak bercanda," sela Ali Ngabalin.
Lihat videonya mulai menit ke-11:24:
(TribunWow.com/Mariah Gipty)