Bencana Kabut Asap Karhutla

Soal Karhutla, Made Ali Singgung Pilkada 2020: Dia Mau Dapat Duit dari Mana kalau Keras ke Korporasi

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (JIKA LA HA RI), Made Ali menyinggung soal hubungan Pilkada 2020 dengan kasus karhutla, Selasa (17/9/2019).

"Dan yang kedua ini yang paling parah, 2019 dan 2015 asap datang tapi satgas karhutla, Gubernur Riau, para gubernur dan bupati sibuk padamkan api melupakan rakyatnya yang terkena kabut asap," ungkapnya.

"Gitu ya, 2019 itu 2 bulan kami warga Riau kena asap. Tapi Bapak-bapak ini hanya sibuk padamkan api, lupa dengan rakyatnya," kata Made.

"Jadi ada dua peristiwa ada asap dan karhutla. Jadi api dia padamkan serius tapi asapnya kita kena," sebutnya kecewa.

3 Ironi Karhutla Versi Fadli Zon di ILC, Sindir Gugatan Warga ke Jokowi hingga Blokade POF di Eropa

Ia lalu menyebutkan dalam seminggu kemudian, saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan datang, layanan kesehatan gratis baru di buka untuk warga.

"Nah baru sekitar kurang dari seminggu gubernur Riau itu presiden mau datang dia baru membuka posko gratis di seluruh puskesmas agar warga bisa akses."

"Tapi ada lagi kelemahannya, masker yang dikasih sama seperti 2015, masker yang rekomendasi tidak layak. Harusnya (masker) N95, 2015 dan 2019 faktanya hampir sama," sebutnya lagi.

Lihat videonya dari menit ke 7.38:

Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (17/9/2019), 5 perusahaan dan 218 orang yang ditetapkan sebagai tersangka karhutla di Sumatera dan Riau.

Dengan rincian 47 orang telah ditetapkan tersangka dalam karhutla di Riau.

Selanjutnya, untuk daerah Sumsel ada satu perusahaan (PT Sumber Sawit Sejahtera [SSS]) dan 27 tersangka individu.

Kemudian sebanyak 14 tersangka terkait karhutla di Jambi dan 4 tersangka di Kalimantan Selatan.

Untuk daerah Kalimantan Tengah, polda setempat menetapkan 65 orang dan PT Palmindo Gemilang Kencana (PGK) sebagai tersangka.

Dan yang terakhir 61 tersangka dan dua korporasi ( PT SISU dan PT SAP) menjadi tersangka di Kalimantan Barat.

Fakta Kabut Asap di Lokasi Ibu Kota Baru, Rencana Bangun Bendungan hingga Tak Berpotensi Karhutla

KEBAKRAN LAHAN - Asap membumbung dari kawasan lahan di kawasan Sungai Siring dipantau dari desa Pampang Kecamatan Samarinda Utara, Minggu (15/9/2019). Kebakaran diduga pembakaran lahan sekitar 1 KM dari Runway Bandara APT Pranoto disayangkan karena mengakibatkan penerbangan terganggu disamping itu kebakaran lahan tidak ditangani dengan serius oleh pihak berwenang. (TRIBUNALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)