Eddy lantas membenarkan, namun menegaskan bukan hanya faktor manusia kebakaran bisa terjadi.
"Artinya bahwa di sini bukan hanya ulah faktor manusia tapi juga faktor alam maksud saya penekanannya," jawab Eddy.
Kembali, Karni Ilyas menyebutkan bahwa kebakaran hutan di Indonesia disengaja oleh manusia.
"Di situ lebih faktor alam, di situ lebih faktor manusia Pak, 88 persen (penyebab) manusia katanya itu," potong kembali Karni Ilyas.
Eddy kembali menyebutkan sejumlah data dari Global Forest Watch mengenai pelaku dari kebakaran hutan.
• Tinjau Karhutla Riau, Begini Wujud Sepatu Jokowi, Wiranto, dan Menteri Lain saat di Dalam Helikopter
"Oke, kemudian kami sampaikan data yang kami kutip dari Global Forest Watch, data ini dari Januari 2019 sampai September 2019, data di seluruh Indonesia di dalam konsesi sawit itu 11 persen, dan di luar konsesi 68 persen," ujarnya.
"Di Riau untuk data di dalam konsesi 19 persen di luar konsesi 51 persen. Kemudian di Jambi, dalam konsesi 19 persen, dan di luar konsesi 53 persen."
"Di Kalimantan dalam konsesi itu 2 persen dan di luar konsesi 71 persen," tambahnya.
Ia kemudian menyinggung temuan Kapolri Tito Karnavian mengenai lahan yang terbakar bukan lahan perkebunan kelapa sawit.
"Kalau kita lihat beberapa hari yang lalu, Pak Kapolri memantau dari udara dan beliau sampaikan di statement beliau. Beliau heran," ungkap Eddy.
"'Kenapa justru yang ada tanamannya hutan industri tidak terjadi kebakaran'. Kalau kebakaran pun hanya di pinggir saja."
"Dan ini sebenarnya nyambung dengan data, bahwa yang dikelola minim terjadi kebakaran," ungkapnya kembali dipotong Karni Ilyas.
"Yang mau dikelola baru dibakar Pak," celetuk Karni Ilyas.
"Oke nanti kita sampaikan," papar Eddy.
Lihat videonya dari menit ke 1.00: