"Kenapa bisa padam? karena pemimpinnya turun ke lapangan," jelasnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bertanggung jawab dengan bertindak langsung menangani kebakaran.
"Siapa pemimpinnya? Gubernurnya langsung. Pak Ganjar Pranowo turun langsung ke lapangan," kata Doni.
Tindakan pemimpin daerah tersebut lantas menjadi penggerak pihak-pihak di bawahnya untuk ikut serta memadamkan api.
"Sehingga apa, yang lain dandim, kapolres, bupatinya, camatnya, kepala desanya ke lapangan. Jadi ini menghadapi masalah alam harus gotong royong," ujarnya.
• Soal Karhutla, Made Ali Singgung Pilkada 2020: Dia Mau Dapat Duit dari Mana kalau Keras ke Korporasi
Doni menyimpulkan, masalah Karhutla tidak bisa hanya disalahkan atau dibebankan pada satu pihak.
"Enggak bisa satu lembaga dibebankan. Sekali lagi kalau kepemimpinan di daerah mampu mengajak semuanya maka saya yakin tidak ada yang sulit. Bisa kita selesaikan," saran dia.
Lihat videonya mulai menit ke- 17:25:
Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia
Dilansir oleh TribunWow.com, Doni Monardo mengungkap bencana tersebut merupakan kesalahan dari manusia.
"Pak Karni saya perlu menyampaikan pada kawan-kawan di sini pada kawan-kawan dan pemirsa di seluruh Indonesia, bahwa penyebab kebakaran 99 persen itu karena perbuatan manusia," kata Doni Manardo dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (19/9/2019).
• Fakta Kabut Asap di Lokasi Ibu Kota Baru, Rencana Bangun Bendungan hingga Tak Berpotensi Karhutla
Doni mengatakan, ia telah menyelidiki penyebab kebakaran hutan sejak Februari 2019.
"Data ini saya kumpulkan sejak awal Februari tahun ini setelah saya tiga minggu dilantik sebagai kepala badan," ujarnya.
Penyelidikan itu dilakukan di lima daerah yang mengalami kebakaran paling banyak.
"Saya berkeliling ke lima provinsi yang terdampak kecuali Kalimantan Selatan."