Seleksi Pimpinan KPK

Pendapat Jusuf Kalla soal Terpilihnya Ketua KPK Firli Bahuri yang Sempat Dapat Banyak Penolakan

Penulis: AmirulNisa
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Presiden Jusuf Kalla sampaikan pendapat mengenai terpilihnya Firli Bahuri sebegai Ketua KPK yang baru.

2. Lili Pintouli Siregar, jumlah suara 44

3. Nurul Ghufron, jumlah suara 51

4. Alexander Marwata, jumlah suara 53

5. Firli Bahuri, jumlah suara 56

Sebelum terpilih menjadi Ketua KPK, Firli Bahuri mendapat penolakan bahkan disebut pernah melakukan pelanggaran etik berat.

Penolakan tersebut sempat disampaikan oleh penasihat KPK Muhammad Tsani Annafari.

Tsani Annafari telah melakukan musyarawah dengan Dewan Pertimbangan Pegawai KPK, dan disepakati bahwa Firli Bahuri pernah melakukan pelanggaran etik berat.

"Musyawarah itu perlu kami sampaikan hasilnya adalah kami dengan suara bulat menyepakati dipenuhi cukup bukti ada pelanggaran berat," ucap Tsani Annafari dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (11/9/2019).

Polisi Ungkap Belum Ada yang Ditangkap terkait Ricuh di Depan Gedung KPK

Dalam musyawarah itu diketahui, ada tiga peristiwa yang membuat Firli Bahuri dianggap melakukan pelanggaran etik berat.

Firli Bahuri disebut pernah bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) di NTB pada tanggal 12 hingga 13 Mei 2018.

Selain itu, Firli Bahuri juga pernah menjemput seorang saksi yang akan diperiksa KPK pada 8 Agustus 2018 lalu.

Lalu, KPK mencatat Firli Bahuri disebut pernah bertatap muka dengan seorang petinggi partai politik di sebuah hotel di Jakarta pada 1 November 2018.

Bahkan KPK mengaku memiliki bukti berupa foro dan video saat Firli Bahuri melakukan pelanggaran etik berat.

(TribunWow.com/Ami)