TRIBUNWOW.COM - Kram kaki di malam hari atau kram kaki nokturnal sering terjadi pada sebagian orang.
Dilansir TribunWow.com dari medicalnewstoday, kram kaki di malam hari dapat terjadi lantaran otot tidak aktif pada siang hari, otot lelah, atau kondisi medis tertentu, Jumat (13/9/2019).
Diketahui, kram kaki merupakan kejang yang tidak terkendali di otot-otot kaki, dan mungkin menyakitkan.
Kram kaki biasanya terjadi pada otot bertis, meskipun juga bisa muncul di paha atau kaki bawah.
• Kaki Bengkak karena Keseleo? Obati dengan Cara Rumahan Ini
Menurut sebuah laporan di American Family Physician, sebanyak 60% orang dewasa dan 7% anak-anak mengalami kram kaki di malam hari.
Kram kaki adalah kejang otot tak disengaja di mana saja di kaki, meskipun mereka paling umum di betis.
Otot tegang, menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri sedang dan sesak di daerah tersebut.
Kram kaki nokturnal juga dapat menyebabkan masalah lain.
Mereka dapat mengganggu tidur dan memutus siklus tidur seseorang, yang dapat membuat mereka merasa lelah atau lesu pada hari berikutnya.
Kram kaki mungkin membuatnya sangat sulit untuk tertidur, dan ini dapat menyebabkan masalah seperti insomnia seiring waktu.
Orang mungkin bingung dengan kram kaki nokturnal dengan sindrom kaki gelisah.
Sementara beberapa sumber mengatakan bahwa kekurangan mineral menyebabkan kram kaki nokturnal, ada bukti terbatas bahwa ini benar.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen mineral, seperti kalsiu , magnesium, atau vitamin B-12, mungkin tidak meredakan kram kaki di malam hari pada kebanyakan orang.
Penyebab dan faktor risiko
Otot yang lelah