Berdasarkan kronologi yang dihimpun Kapolsek Peterongan, peristiwa pelemparan bom molotov itu terjadi pada Minggu (21/7/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu mobil bernomor polisi S 1396 YA milik Sulaiman terparkir di depan rumahnya.
Dalam kondisi sepi, seseorang diduga melempar bom molotov ke arah mobil Sulaiman.
Bom molotov itu jatuh di dekat mobil pada sisi kanan dekat ban depan.
• Video Detik-detik Kepanikan Warga saat Gempa 7,2 SR di Maluku Utara, Ahli Sebut soal Bom Hiroshima
"Pelaku melempar bom molotov di dalam kardus yang jatuh di dekat mobil," ungkap Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto, dalam keterangan tertulis yang diterima.
Untungnya Sulaiman dan kerabatnya dapat langsung memadamkan api sehingga tidak menyebar ke bagian mobil lainnya.
"Yang terbakar slebor dan (sebagian) bodi mobil. Api dapat segera dipadamkan oleh pemiliknya sendiri," ujar Sugianto.