- Alat kontrasepsi non-hormonal (IUD): Alat kontrasepsi jenis ini dapat menyebabkan perdarahan yang lebih berat dari biasanya.
- Penyakit radang panggul (PID): Ini adalah infeksi pada organ reproduksi yang dapat memiliki komplikasi parah.
- Komplikasi terkait kehamilan: Contohnya adalah keguguran atau kehamilan ektopik.
- Kanker: Kanker rahim, leher rahim, dan ovarium memengaruhi sistem reproduksi.
- Gangguan perdarahan yang diwariskan: Ini termasuk penyakit Von Willebrand atau gangguan fungsi trombosit.
- Obat: Obat antiinflamasi dan antikoagulan dapat menyebabkan perdarahan hebat.
• 5 Bahan Alami yang Dapat Redakan Gigi Sensitif, Tak Perlu Lagi Takut Makanan Dingin atau Panas
Tanda dan gejala dari menorrhagia meliputi:
- Perdarahan vagina yang parah
- Harus sering mengganti pembalut atau tampon setiap satu hingga dua jam sekali
- Harus mengganti pembalut atau tampon di tengah malam
- Perdarahan berlangsung lebih dari seminggu
- Gumpalan darah yang terlihat berukuran lebih besar
- Ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari secara teratur karena perdarahan
- Tanda dan gejala anemia, termasuk kelelahan, kelelahan, dan sesak napas
- Nyeri perut dan panggul bagian bawah yang konstan