TRIBUNWOW.COM - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyayangkan mengenai hasil ijtima ulama 3 yang menurutnya ada poin yang melampaui batas.
Hal itu dikatakannya saat menjadi narasumber di program Rosi, dikutip TribunWow.com dari saluran Youtube Kompas TV, Kamis (2/5/2019).
TGB mulanya menuturkan tentang sikap yang pantas dalam situasi di tengah masyarakat saat ini.
"Kami diajarkan tentang ilmu hikmah dan adab, ilmu tentang benar dan salah, hikmah itu kebijaksanaan, waktu dan tempat kemudian proporsi apa yang perlu disampaikan," ujar TGB.
"Adab itu tentang kepantasan, pantas atau tidak di situasi sekarang, di tengah masyarakat ini."
• Bawaslu Tanggapi Banyaknya Isu Kecurangan Pemilu yang Beredar di Media Sosial
Ia lantas mengaku menyayangkan apa yang keluar dari perhelatan politik menggunakan nama Ijtima Ulama ke 3.
"Saya termasuk orang yang sangat menyayangkan apa yang keluar dari perhelatan politik yang disebut dengan Ijtima Ulama ke 3."
"Kenapa saya menyayangkan ya karena walaupun saya menganggap atau melihat bahwa itu murni perhelatan politik, tapi kan menggunakan nama ijtima ulama ke 3," ujarnya.
TGB juga mengaku ada satu hal di hasil Ijtima Ulama yang melampaui batas.
Yakni di poin ke 4 yang berbunyi merekomendasikan untuk mendiskualifikasi paslon capres-cawapres 01 yang disebut melakukan kecurangan dan kejahatan dalam Pilpres 2019.
"Saya menyayangkan karena yang keluar itu beberapa hal yang sangat melampaui batas."
"Termasuk misalkan dalam poin keempat ya, yang di situ langsung menyebut meminta untuk mendiskualifikasi Jokowi," ungkapnya.
Menurutnya, di waktu yang hanya menghitung hari mendekati Bukan Ramadan, ia merasa seharusnya semua pihak dapat menahan diri.
"Karena kan saya sampaikan tadi ada satu aspek, kita kan sekarang pasca 17 April khususnya bagi umat Islam kan kita sedang menghadapi persiapan untuk bulan Ramadan. Kita punya kewajiban untuk cooling down semua."
• BPN Tegaskan Tak Ada Campur Tangan Pihaknya soal Diskualifikasi Jokowi-Maruf Hasil Ijtima Ulama
Sedangkan Pembawa Acara Rosi, menanyakan bagaimana pendapat TGB apabila hasil Ijtima Ulama 3 menggunakan alasan untuk menjawab keresahan umat.