O dan R merupakan agen properti yang memudahkan pelanggan mendapatkan kamar untuk berhubungan badan dengan PSK.
"Pemilik asli apartemen itu menitipkan apartemennya untuk disewakan secara bulanan kepada agen properti itu. Tapi nyatanya disewakan harian. 24 jam tarifnya Rp 300.000. Kami masih mendalami keterlibatan pemilik asli apartemen," ujar Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary, Rabu (7/8/2018).
Menurut Ade, ada puluhan kamar yang disediakan para agen properti yang tersebar di lima tower Apartemen Kalibata City.
Kompas.com menelusuri cara penyewaan apartemen yang terletak di kawasan strategis tersebut.
Unit kamar yang dapat disewa harian di apartemen tersebut bisa ditemukan melalui situs traveling dan pencarian hotel.
Caranya, kita hanya perlu membuka situs tersebut kemudian memilih lokasi dan tanggal ingin menyewa apartemen. Lalu, akan keluar daftar hotel dan apartemen sesuai pencarian.
Jika kita menulis Kalibata, dengan otomatis Apartemen Kalibata City akan langsung keluar di daftar 7 teratas dengan berbagai tipe kamar dan fasilitas.
Range harga untuk menyewa apartemen ini juga bervariasi mulai Rp 260.000 hingga Rp 370.000.
Selanjutnya, kita bisa melihat foto-foto kamar dan fasilitas lainnya. Jika cocok, kita bisa klik pilih dan akan ada pengisian data.
Kita hanya perlu melengkapi data diri saja lalu akan keluar total harga serta nomor rekening situs tersebut.
Setelah mentransfer sesuai harga, kita bisa langsung mendatangi Apartemen Kalibata City dan bertemu dengan orang yang menyewakan kamar.
• Mantan Komisioner Bawaslu Mengaku Kecewa karena Bawaslu Meloloskan Mantan Napi Korupsi
5. Solusi dari Anies Baswedan setelah inspeksi
Teruntuk kasus Kalibata City, Anies telah menyiapkan langkah untuk mencegah dan menghentikan adanya prostitusi dengan melibatkan para penghuni apartemen.
Menurut Anies, para penghunilah yang paling tahu bagaimana caranya untuk menghentikan kejahatan di lingkungannya.
Satu di antara cara untuk melakukan pencegahan adalah dengan memfoto dan mencatat nama 'tamu' dan mengumumkannya di depan publik. (*)