Menurut Veri, tak heran jika belakangan sejumlah OK OCE Mart tutup karena tidak diberikan modal pinjaman yang dijanjikan Sandiaga.
• Anies Baswedan Berikan Tangapan soal OK OCE Mart yang Sepi Pembeli
Diberitakan Kompas.com pada Sabtu (8/9/2018), Sandiaga menyebut bahwa OK OCE Mart di Kalibata bukan tutup melainkan akan pindah ke tempat lain.
Menurut Sandiaga, hal ini disebabkan karena pemilik tidak mampu menyewa lahan.
"Nah OK OCE Mart yang di Kalibata ini mereka awalnya tidak menyewa dan sekarang ini harus menyewa lahan dan menyewa lahan itu berat. Jadi enggak tutup, mereka mau pindah," ujar Sandiaga melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/9/2018), seperti dikutip dari Kompas.com.
Sandiaga menegaskan bahwa apa yang terjadi pada OK OCE Mart di Kalibata ini bukan berarti program tersebut gagal.
Menurutnya perjalanan bisnis memang sering naik turun.
Lebih lanjut, Sandiaga menyebut bahwa apa yang dialami oleh pemilik OK OCE Mart di Kalibata ini akibat dari ekonomi nasional yang tengah lesu.
"Karena sekarang kan keadaan ekonomi turun, omset mereka juga turun jadi mereka sekarang lagi mencari lokasi lain," kata Sandiaga.
• Soal Pernyataannya yang Sebut Tempe Setipis ATM, Sandiaga: Yang Saya Sampaikan Itu Suara Rakyat
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi santai soal sepinya OK OCE Mart ini.
Dikutip dari Kompas.com pada Selasa (4/9/2018), Anies menyebut bahwa usaha lain juga tengah mengalami pasang surut.
"Usaha online juga banyak yang tutup dan banyak yang buka.
Usaha ya usaha saja, mengikuti nature bisnis," ujar Anies, di Hotel Aryaduta, Selasa (4/9/2018).
Kendati demikian, Anies menegaskan bahwa program kewirausahaan akan tetap menjadi fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Karena ini adalah kota jasa yang peluang usahanya banyak, yang dibutuhkan adalah program yang terencana, berhasil di sebuah komunitas, lalu dari situ baru digandakan. Jadi, kita akan terus," jelas Anies. (TribunWow.com/ Qurrota Ayun)