Kritik Menteri Susi, Fahri Hamzah: Bertambahnya Jumlah Ikan setelah Pertunjukan 'Ngebom' Itu Bohong

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Fachri Sakti Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fahri Hamzah dan Susi Pudjiastuti

Negara ini besar Perlu pikiran besar.

Tapi bangsa ini juga punya kultur, sering terpukau sama orang terkenal.
Itulah yang saya lihat sehingga kesalahan ibu Gak ada yg berani cegah.

Ketemu lagi presiden yang Gak paham persoalan. Sempurna!

Di tambah lagi, gaya jenggo ibu Susi memang langka (saya dalam banyak hal setuju).

Tetapi, kita tetap harus benar, tidak melanggar hukum dan terbuka menerima kritik dan saran.

Saya ingin menyampaikan masukan kepada ibu di luar puja puji asal ibu senang.

Ada anak muda dari kampung saya, aktifis nelayan namanya Rusdianto.
Kami orang sumbawa tinggal di pesisir jadi kami tahu keadaan nelayan.

Rusdianto mengkritik ibu Susi yg merugikan.

Eka yan lalu dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Itu tidak baik. Dia nelayan.

Saya sekarang ingin memperdengarkan suara nelayan kepada ibu.

Nelayan tambah susah bu, hidup makin sengsara, melaut lebih susah dan mereka menangis.

Lalu dengan segenap popularitas itu ibu berjuang untuk siapa?

Rusdi bukan siapa2 bu, dia nelayan kecil.

Tapi, gebrakan ibu tentu bikin heboh. Banyak orang terkesima.
“Tenggelamkan!” Itu adalah sempurna memenuhi hasrat untuk mengukur kinerja dengan hancurkan! dan habisi! Tangkap! Dan bakar!

Dan ibu dipuji termasuk oleh presiden yang gembira menyaksikan itu dengan kasat mata.

Halaman
1234