TRIBUNWOW.COM - Perhelatan Piala Dunia 2018 bakal segera dimulai, Kamis (14/6/2018) malam ini.
Sebanyak 32 negara sudah memastikan lolos sebagai peserta Piala Dunia yang digelar di negara Rusia tersebut.
Selaku tuan rumah, Rusia punya tanggungjawab dalam memberikan keamanan dan kemudahan selama Piala Dunia 2018 itu berlangsung.
Berikut beberapa hal yang dilakukan Rusia jelang Piala Dunia berlangsung seperti dikutip dari BolaSport.com:
• Penangkapan Terduga Teroris di Blitar, Berprofesi Dokter hingga Berencana Serang Sejumlah Bank
1. Pengamanan ketat
Jelang pembukaan Piala Dunia 2018, pengamanan di pusat kota Moskow meningkat drastis.
Seperti dikutip dari Bolasport.com, polisi federal Rusia yang memakai baju berwarna hitam dan garda sipil Rusia dengan baju loreng abu-abu mereka berbaris menyebar ke berbagai arah.
Pengamanan Stadion Luzhniki pun meningkat jauh sekali dari hari-hari sebelumnya dengan penambahan checkpoint dan pengalihan arus kendaraan.
• Pelatih Kebugaran Ini Beberkan Perubahan Bentuk Tubuh Iqbaal Ramadhan usai Dua Minggu Rutin Fitness
2. Perlindungan penggemar
Suporter dari berbagi negara datang ke Rusia untuk memeriahkan Piala Dunia 2018. (ALVI APRIAYANDI/ KOMPAS TV)
• 3 Fakta Mengenai Gugatan Ambang Batas Pencalonan Presiden, dari Alasan hingga Pernah Ditolak MK
Sebuah jaringan internasional anti diskriminasi olahraga, bernama Footbal Against Racism in Europe (FARE), bersedia menawarkan perlindungan bagi penggemar-pengemar yang mengalami masalah rasialisme maupun masalah sosial lainnya selama menyaksikan Piala Dunia.
Rusia sebagai negara penyelenggara Piala Dunia 2018, berjanji akan menindak tegas kasus diskriminasi selama gelaran yang berlangsung sejak 14 Juni hingga 15 Juli 2018 itu.
Negara asal Vladimir Putin itu, memang sedang akan meningkatkan pengawasan terkait masalah-masalah sensitif mengenai rasialisme maupun homophobia.
• Rusia Vs Arab Saudi, Kedua Pelatih Beberkan Kesiapan Timnya
Dilansir BolaSport.com dari laman The Moscow Times, FARE mengatakan, mereka telah mendokumentasikan tren terhadap nyanyian rasis dan anti-gay pada sepak bola Rusia sejak 2017.
Dikatakan, tiga pengamat FARE akan bertugas untuk mengawasi perilaku kedua tim serta penonton.
Jika muncul masalah tersebut selama pertandingan Piala Dunia, maka mereka akan mengambil tindakan tegas.