Dinas LH mengklaim bahwa tong sampah buatan Jerman ini sudah ber-standar Internasional.
Mulanya, Dinas LH ingin membeli barang tersebut di dalam negeri namun barnagnya tidak ditemukan dalam e-Katalog LKPP.
Tong sampah ini dibeli melalui PT. Groen Indonesia, yang juga menyediakan tempat sampah yang sama di Surabaya.
• Zulkifli Hasan Bela Palestina, Fahri Hamzah: Itu Mandat Bung Karno, Kata Sebelah Bikin Terorisme
4. Masih Akan Membeli Tong Sampah Lagi
Tong Sampah Buatan Jerman (Kompas.com)
Dinas LH membeli 296 unit tempat sampah pada tahun 2016.
Kemudian membeli lagi 1.500 unit pada tahun 2017 dengan rincian 1.000 unit dengan ukuran 660 liter dan 500 unit dengan ukuran 120-140 liter.
Pada 2018, Dinas LH membeli lagi 2.600 unit tempat sampah buatan Jerman melalui PT Groen Indonesia sebagai importirnya.
Dinas LH akan terus melakukan pengadaan tempat sampah standar internasional ini pada tahun berikutnya.
"Karena kami masih butuh 3.800 lagi, tahun depan kami cicil (pengadaan) 1.200 (tempat sampah), lalu ditambah lagi pada tahun depannya," katanya.
5. Cara Kerja Tong Sampah
Tong sampah Rp 3,6 juta ini merupakan pasangan dengan truk compactor.
Dinas LH menggunakan truk compactor ini sebagai ganti mobil truk sampah terbuka.
Fungsi truk compactor bisa langsung memadatkan sampah.
• Fahri Menyinggung OTT KPK: Triliunan Tak Ada Lagi, Recehan Makin Sering
Dengan menggunakan truk compactor, tetesan air sampah tidak berceceran ke jalan.
"Kami membeli compactor karena ingin memperbaiki sarana kebersihan. Masa mau pakai truk terbuka terus?" kata Isnawa.