TRIBUNNEWS.COM - Memiliki kartu kredit memang akan memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
Sebelum Anda benar-benar apply kartu kredit, Anda mesti tahu apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mengajukan kartu kredit.
Itu untuk mengantisipasi agar Anda tidak sekadar tertarik dengan iming-iming cara membuat kartu kredit gratis dari berbagai lembaga keuangan tanpa tahu detailnya.
Satu hal yang pasti harus sudah Anda ketahui ialah apa tujuan dan kebutuhan Anda menggunakan kartu kredit.
Apakah untuk membantu Anda bertransaksi belanja bulanan? Atau untuk memfasilitasi Anda untuk membeli tiket wisata dan belanja?
Kebutuhan tersebut harus sesuai dengan tipe kartu kredit yang diajukan.
Jika Anda ingin terbentu untuk belanja bulanan di toko grosir dan supermarket, sebaiknya ajukan atau apply kartu kredit belanja groceries yang banyak menawarkan kartu kredit diskon di supermarket atau hypermarket tertentu.
Dan bila ingin kartu kredit yang memudahkan kamu untuk wisata dan belanja, Anda bisa memilih kartu kredit dengan fasilitas airmiles.
Pilihlah kartu kredit dengan poin airmiles yang murah sehingga Anda bisa mengumpulkan point airmiles dengan cepat.
Di luar masalah mendasar tadi, Anda perlu mempertimbangkan tiga hal seputar biaya kartu kredit yang akan Anda ajukan, seperti dikutip dari situs perbandingan dan pengajuan kartu kredit dan pinjaman HaloMoney.co.id.
Jumlah iuran tahunan
Saat menggunakan kartu kredit, Anda akan diwajibkan untuk membayar sejumlah iuran tahunan kepada pihak bank penerbit kartu kredit.
Jumlah ini bervariasi, tergantung pada jenis kartu dan juga kebijakan yang diterapkan oleh pihak bank penerbit kartu kredit yang kita gunakan.
Mulai dari Rp 125.000 per tahun hingga Rp 3 juta per tahun, tergantung jenis kartu yang Anda gunakan.
Kartu pertama biasanya memiliki iuran tahunan lebih murah, sedangkan kartu untuk nasabah prioritas lebih mahal hingga Rp 3 juta atau lebih per tahun.