Ayah Dipenjara, Ibu Meninggal Dunia, Inilah Kisah Pilu Anak Fidelis yang Ditangkap BNN

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yuvensius Finito (15) saat ditemui di rumahnya di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kabupaten Sanggau, Rabu (5/4).

TRIBUNWOW.COM - Yuvensius Finito Rosewood (15) , putra pertama dari tersangka Fidelis Arie Sudewarto mengungkapkan rasa rindu kepada ayahnya yang masih mendekam di penjara.

Rentetan Kisah Haru Fidelis Obati Istri dengan Ganja, Pembelaan hingga Bantahan BNN

“Saya rindu dengan ayah, saya pinginnya ayah cepat bebas, saya inginya ayah cepat nemanin saya dan adek saya, kan saya ni udah mau ujian nasional. Biasanya ayah dengan mama yang dampingi saya belajar di rumah, tapi sekarang ayah ditahan, Mama meninggal, saya tidak bisa lagi belajar dengan Ayah kondisi ayah ditahan, benar-benar tidak enak kalau belajar sendirian, ” kata Yuvensius, seperti dikutip dari Tribun Pontianak, pada Rabu (5/4/2017).

Yuvensius yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut berharap ayahnya mendapat keringanan hukuman.

Kenali Syringomyelia, Penyakit Istri Fidelis Ari yang Disembuhkan Pakai Ganja

Kenali Syringomyelia, Penyakit Istri Fidelis Ari yang Disembuhkan Pakai Ganja

Ia juga mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh ayahnya hanya semata-mata demi menyelamatkan ibunya yang kini telah meninggal dunia.

“Harapan saya agar ayah cepat keluar, karena ayah kan tidak bersalah, ayah melakukan ini sangat terpaksa karena untuk kesembuhan ibu,” ujarnya.

Usai ditinggal kedua orang tuanya, Yuvensius dan adiknya, Samuel Finito Sumardinata (3) kini tinggal di rumah nenek mereka.

“Saya tinggal dengan adik dan nenek, yang jelas rumah ini sepi sejak tidak ada ayah dan mama, ” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Fidelis Arie Sudewarto, seorang pegawai negeri negeri sipil (PNS) hanya bisa pasrah ketika dirinya ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada 19 Februari 2017 lantaran menanam 39 batang pohon ganja.

Fidelis mengaku, ia menanam ganja untuk mengobati penyakit syringomyelia atau tumbuhnya kista berisi cairan (syrinx) di dalam sumsum tulang belakang yang diderita oleh Yeni Riawati, istri Fidelis.

Yeni divonis menderita penyakit syringomyelia.

Pihak keluarga telah melakukan berbagai cara untuk menyembuhkan penyakit Yeni, tetapi tidak berhasil.

Hingga suatu hari Fidelis mencari referensi pengobatan dari jejaring internet.

Halaman
123