Breaking News:

Berita Viral

Fakta Viral Siswi SMP Dirudapaksa Ramai-ramai 6 Bocah di Siak, 3 Pelaku Masih SD, Ini Kronologinya

Viral di media sosial kasus seorang siswi SMP kelas 7, sebut saja namanya Bunga, dirudapaksa ramai-ramai oleh enam bocah, ini faktanya.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribunpekanbaru.com/mayonal putra
Kanit PPA Satreskrim Polres Siak Aipda Leonar Pakpahan menunjukkan lokasi pemerkosaan terhadap siswi kelas 7 SMP di dalam semak di Tualang. Viral di media sosial kasus seorang siswi SMP kelas 7, sebut saja namanya Bunga, dirudapaksa ramai-ramai oleh enam bocah, ini faktanya. 

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial kasus seorang siswi SMP kelas 7, sebut saja namanya Bunga, dirudapaksa ramai-ramai oleh enam bocah.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Tak hanya sekali, para pelaku rupanya mengulangi perbuatannya terhadap korban, selama tiga hari, setelah melakukan aksi pertamanya di semak-semak.

Warganet yang mengetahui kasus ini dari berbagai postingan di media sosial pun langsung geram dan meminta polisi untuk turun tangan.

Mirisnya, tiga pelaku ternyata masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Berikut fakta-fakta kasus siswi SMP dirudapaksa enam bocah di Kabupaten Siak yang viral.

Kronologi

Baca juga: Kejamnya IS Tersangka Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Sekap dan Rudapaksa Korban

Dikutip dari TribunSiak.com, kasus berawal saat korban sebut saja Bunga pulang sekolah pada Jumat, 12 September 2024 kemarin sekira pukul 13.00 WIB.

Di tengah perjalanan, korban bertemu dengan tiga pelaku, masing-masing berinisial BZ, PZ dan FO. 

Singkat cerita, pelaku BZ meminta Bunga agar mengikutinya.

BZ membawa korban ke semak-semak yang lokasinya berada di belakang masjid.

Di sanalah, Bunga dirudapaksa beramai-ramai oleh ketiga pelaku.

Pelaku BZ sempat memberikan ancaman agar korban tidak melaporkan kejadian ini ke siapapun.

Keesokan harinya, BZ kembali mengajak Bunga untuk melakukan perbuatan serupa.

Kali ini BZ mengajak teman-temannya yang lain.

Total ada 6 bocah yang merudapaksa dan mencabuli korban.

Mereka adalah BZ, OMK, DBP, RN, IZ dan PZ.

Para pelaku kemudian kembali ke rumahnya masing-masing setelah melakukan aksinya.

Pada Sabtu, 14 September 2024 sekitar pukul 13.00 WIB, para pelaku kembali beraksi.

Keenam bocah melakukan persetubuhan dan pencabulan kepada Bunga.

Baca juga: Wajah Babak Belur Indra Septriaman Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, 3 Kali Incar Rudapaksa Korban

Awal Terbongkar

Kanit PPA Satreskrim Polres Siak Aipda Leonar Pakpahan membenarkan telah terjadi kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur.

Kasus berhasil terbongkar saat korban akhirnya menceritakan kejadian pahit kepada keluarganya.

Tidak terima, keluarga Bunga melaporkan para pelaku ke Polres Siak pada 21 September 2024.

“Setelah peristiwa tersebut korban bercerita kepada kakaknya bahwa ia telah disetubuhi dan dicabuli,” katanya. 

Leonar melanjutkan, para pelaku melakukan aksinya secara bersama-sama.

Sedangkan lokasinya berbeda yang tersebar di belakang masjid, dekat sekolah dan kantor desa. 

“Pelaku melakukan perbuatannya secara bersama-sama,” timbuhnya, dikutip dari TribunSiak.com.

Baca juga: Fakta Baru Viral Pencabulan di Kuburan Cina Benteng, Pelaku dan Korban Masih di Bawah Umur

3 Pelaku Masih SD

Diketahui keenam pelaku semuanya masih di bawah umur.

Usia mereka antara 11 hingga 14 tahun.

Keenamnya masih sekolah, 3 berstatus siswa SMP dan 3 lainnya duduk di bangku SD.

Leonar menegaskan, pihaknya masih mengusut kasus ini secara hati-hati karena melibatkan anak.

Hingga kini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Penyidik sangat berhati-hati dalam menangani kasus ini mengingat para pelaku masih di bawah umur, dari 6 orang itu umurnya masih 11,12,13 dan 14 tahun,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Kasus Siswi SMP Dirudapaksa 6 Bocah di Siak, 3 Pelaku Masih SD, Beraksi Selama 3 Hari

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
ViralBerita ViralrudapaksaSiswi SMPKabupaten Siak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved