Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Israel Kirimkan Puluhan Jenazah Tak Dikenal ke Gaza, Kementerian Kesehatan Palestina Menolak

Tentara Israel mengirimkan 88 jenazah warga Palestina yang tidak diketahui identitasnya pada Rabu (25/9/2024), namun Kemenkes Palestina menolak.

Penulis: ElfanNugg
Editor: Rekarinta Vintoko
Hani Alshaer/AFP
Sejumlah 88 jenazah tak dikenal dikirimkan Israel ke Gaza menggunakan truk kontainer, namun ditolak oleh Kementerian Kesehatan Palestina. (26/9/2024). 

TRIBUNWOW.COM - Tentara Israel mengirimkan 88 jenazah warga Palestina yang tidak diketahui identitasnya pada Rabu (25/9/2024).

Jenazah itu dikirim menggunakan truk kontainer menuju Rumah Sakit Nasser, Gaza Selatan.

Dikutip dari Al Jazeera, Kementerian Kesehatan Palestina menolak kiriman tersebut karena informasi tentang jenazah tidak jelas.

Baca juga: Teror Israel ke Lebanon Makin Ganas, Dewan Keamanan PBB Ambil Tindakan

Kementerian Kesehatan Palestina menangguhkan penerimaan jenazah tersebut hingga Israel memberikan informasi lengkap terkait nama korban, jenis kelamin, lokasi pengambilan, dan waktu kematian korban.

Kondisi para jenazah tidak dapat dikenali karena sebagian besar sudah membusuk, menurut laporan Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera.

"Ada pertanda bahwa mayat-mayat itu sudah lama berada di Israel," kata Azzoum.

Kantor Media Gaza mengatakan pengiriman jenazah yang tak dapat diidentifikasi sebagai tindakan kriminal dan tidak manusiawi.

Kementerian Palestina mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) saat memeriksa 88 jenazah tak dikenal yang dikirim Israel. (26/9/2024).
Kementerian Palestina mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) saat memeriksa 88 jenazah tak dikenal yang dikirim Israel. (26/9/2024). (Hani Alshaer/AFP)

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Israel sengaja menyembunyikan identitas jenazah-jenazah tersebut.

Bagaimana keaadaan mereka ketika diculik di Jalur Gaza pun tidak jelas.

Pejabat Media di Kementerian Kesehatan, Iyad Qadeeh, mengatakan ini merupakan kelima kalinya Israel mengirimkan kontainer berisi jenazah tak dikenal ke Gaza.

Qadeeh mengatakan kepada Middle East Eye (MEE), Kemeneterian Kesehatan Palestina kali ini menolak pengiriman jenazah tersebut.

Oleh karena itu, sebanyak 88 jenazah tersebut kembali lagi ke tangan Israel.

Beradasarkan cnn.com, Kementerian Kesehatan Palestina juga menerima sedikitnya 90 jenazah pada 2 Agustus silam.

Baca juga: Israel Rencanakan Invasi Darat ke Lebanon, AS dan Perancis Usulkan Gencatan Senjata

Kondisi jenazah-jenazah tersebut sangat tidak manusiawi, badannya sudah membusuk bahkan tinggal tulang-belulang.

Adapun lima jenazah yang kondisinya sangat membusuk ditempatkan dalam satu peti mati.

Hanya ada dua keluarga yang berhasil mengenali jenazah anak-anak mereka.

Sejak serangan yang dilancarkan pada 7 Oktober, Israel telah mengirimkan ratusan jenazah dalam kondisi tidak baik ke Gaza.

Banyak jenazah yang tidak utuh dan telah membusuk.

Hal itu menyebabkan jenazah-jenazah yang dikirimkan Israel tidak dapat diidentifikasi.

Mengacu pada Hukum Humaniter Internasional (HHI), para korban tewas akibat konflik bersenjata harus diperlakukan dengan baik dan diurus secara bermartabat.

Penangkapan Warga Palestina di Tepi Barat

Pada hari Rabu (25/9), Israel menyerang wilayah Hebron dan menangkap enam warga Palestina.

Menurut Kantor Berita Wafa, Israel juga menangkap enam warga Palestina di Kota Kafel Haris, Burqin, dan Iskaka di Provinsi Salfit.

Israel juga menyerbu Desa Beit Furik dan Salem di timur Nablus dan Asira Ash-Shamaliya di utara Nablus, kemudian menangkap lima warga Palestina.

Di sisi lain, Israel menangkap sembilan warga Palestina di kamp pengungsi Dhrishe, sebelah selatan Bethlem.

Teror Terbaru Israel

Pada Rabu (25/9) pagi, jenazah Khalil Salim Al-Nahl (70) ditemukan tewas akibat serangan Israel di Khirbet Al-Adas, utara Rafah.

Pada Rabu (25/9) malam, Israel menyerang sebuah rumah di Beit Lahiya dan menewaskan satu orang.

Tak lama setelah itu, Israel melancarkan serangan udara terhadap tenda kamp pengungsi Nuseirat dan menewaskan dua orang.

Diketahui dua orang yang tewas di Nuseirat merupakan keluarga Al-Ejla yang telah kehilangan 11 anggota keluarganya pada bulan Agustus.

Baca juga: Serangan Israel ke Lebanon Tak Berhenti, Amerika Serikat Desak untuk De-Eskalasi

Tak hanya itu, Israel juga menembakkan bom ke sebuah rumah di Kota Hay Al-Nasr dan menewaskan seorang wanita beserta kelima anaknya.

Menurut Pertahanan Sipil Palestina, tiga orang ditemukan tewas akibat serangan bom di Zinjo, Kota Gaza.

Pada hari Rabu (25/9), pertahanan Sipil Palestina mengatakan setidaknya 53 warga Palestina telah tewas akibat serangan yang dilancarkan Israel dam 24 jam terakhir.

(Magang TribunWow.com/Suci Nur Aini)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News.

Tags:
IsraelGazaHamasPalestina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved