Pilkada 2024
Puji Prabowo di Balik Batalnya RUU Pilkada, Politisi PDIP: Kalau Tidak Ada Beliau Tak Bisa Kejadian
Menurut Arteria Dahlan, Prabowo Subianto yang selama ini dicap otoriter dan tiran, justru bersikap sebaliknya, yakni sangat baik.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden terpilih Prabowo Subianto disebut memiliki peranan di balik batalnya pengesahan Revisi Undang-Undang Pilkada 2024.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan, yang memuji sikap Prabowo Subianto.
Menurut Arteria Dahlan, Prabowo Subianto yang selama ini dicap otoriter dan tiran, justru bersikap sebaliknya, yakni sangat baik dan peduli terhadap bangsa.
Prabowo Subianto memiliki peranan di balik kondusifnya aksi demonstrasi, hingga batalnya RUU Pilkada.
Baca juga: PDIP Diminta dengan Hormat untuk Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024
Awalnya, Arteria bercerita bahwa pihaknya sudah mendengar adanya gelombang penolakan massa yang masif pada Kamis (22/8/2024), buntut rapat Badan Legislasi (Baleg) membahas RUU Pilkada.
Namun, keesokan harinya ia mengaku curiga mengapa pengamanan di DPR tidak ketat, padahal isu aksi besar-besaran sudah didengar sejak malam.
Ternyata, pada Kamis pagi, Rapat Paripurna yang sediannya digelar justru batal karena tidak memenuhi kourum.
"Malam hari saya dapat info akan ada gelombang massa. Nah pagi harinya saya curiga kok pengamanan DPR begini aja."
"Laporan kami katanya gelombang massanya besar. Makanya saya bilang ini ada sisi positifnya. Kok tiba-tiba jam 10 paripurnanya ditunda, ini sisi positifnya," kata Arteria Dahlan saat rapat bersama Menkumham RI, Supratman Andi Agtas di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2024).
Pada siang harinya, Arteria melihat massa pedemo sudah semakin ramai dan mulai melakukan sejumlah perusakan.
Namun, ia kaget ternyata aparat keamanan seolah membiarkan tindakan tersebut.
"Siang hari bisa-bisanya pagar DPR dipretelin tidak ada yang menghambat. Coba zaman dulu pak, digebuk pak."
"Sorenya mahasiswa masuk dibiarkan saja. Kalau ada gesekan dikit wajar saja. Saya bilang sama Pak Kapolda ini kasihan ini Kapoldanya, di satu pihak dia harus humanis di pihak lain dia harus amankan objek vital negara," ungkapnya.
Arteria: Kalau Tidak Ada Prabowo Tak Bisa Kejadian
Arteria pun mengklaim bahwa ada peran Prabowo Subianto atas kondusifnya pengamanan maupun batalnya pengesahan RUU Pilkada ini.
Sumber: Tribunnews.com
Terkekeh, Jokowi Mengaku Endorse 84 Paslon di Pilkada 2024: Saya Tak Berbuat Apa-apa |
![]() |
---|
Isi Pesan Megawati soal Kemenangan Pilkada, Puan Maharani Sebut PDIP Masih Jaya di Jawa Tengah |
![]() |
---|
Sambil Cium Tangan, Kris Dayanti Minta Maaf karena Kalah Pilkada Batu, Megawati: Jangan Putus Asa |
![]() |
---|
Rudy Susmanto Eks Ajudan Prabowo Unggul Pilkada Bogor Versi Quick Count, Presiden: Jangan Korupsi |
![]() |
---|
Jokowi Tantang PDIP Buktikan Tudingan soal Dirinya Kerahkan Partai Cokelat di Pilkada |
![]() |
---|