Terkini Daerah
Fakta Baru Pengasuh Ponpes Rudapaksa 4 Santriwati, Pelaku Ternyata Eks Ketua DPRD Magelang
Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial ALA, kini harus berurusan dengan hukum lantaran rudapaksa empat santriwatinya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial ALA, kini harus berurusan dengan hukum lantaran rudapaksa empat santriwatinya.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejak 2022.
Sementara ALA kini telah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin 29 Juli 2024 lalu.
Belakangan, sosok ALA diketahui ternyata juga merupakan mantan Ketua DPRD Magelang.
Baca juga: 40 Santri Pria Jadi Korban Pencabulan 2 Guru, Dilakukan di Ponpes hingga Diancam Tinggal Kelas
Dikutip dari jatengprov.go.id, ALA menjabat sebagai wakil rakyat pada tahun 2004-2009.
Kala itu, dirinya tercatat sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ia juga pernah menjadi bagian di organisasi keagamaan besar di Indonesia.
Awal Terbongkar
Dirangkum dari TribunJateng.com, kasus ini terbongkar berawal dari laporan korban pada 7 Juni 2024 lalu ke polisi.
Kala itu, ada dua korban yang berani buka suara masing-masing berumur 26 dan 19 tahun.
Korban mengaku dipaksa berhubungan badan dengan tersangka.
ALA melakukan aksinya sebanyak 3 kali di tahun 2023.
Korban lain mengaku, aksi bejat tersangka sudah terjadi sejak 2022.
Sementara modus tersangka dengan meminta pijit.
Diketahui asrama santriwati dan rumah tersangka berada di satu bangunan dan hanya dipisahkan lantai saja.
Saat itulah ALA melakukan aksinya.
Sumber: Tribunnews.com
| Sosok Wasit Liga Indonesia yang Diduga Jual Istri ke Pria Hidung Belang, Terkenal Ringan Kartu |
|
|---|
| UMK Kabupaten dan Kota di Jawa Barat dari Paling Besar sampai Paling Kecil, Cek Tempat Kalian Kerja |
|
|---|
| Anak 4 Tahun di Jambi Tewas saat Bermain di Wahana Istana Balon, Polisi Dalami Kasusnya |
|
|---|
| Pelajar SMP di Nunukan Dikeluarkan dari Sekolah setelah Teler Akibat Liquid Vape: Sangat Disayangkan |
|
|---|
| Eks Wapres RI Akui Ada Pembalakan Liar di Pulau Sumatera yang Sebabkan Banjir hingga Tanah Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerkosaan-2_20180601_170251.jpg)