Timnas Indonesia
8 Bintang Keturunan Opsi Pesaing Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia, Ada Adik Gelandang AC Milan
Delapan bintang keturunan opsi pesaing Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia, ada juga adik kandung gelandang AC Milan.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Pemain berdarah Maluku milik PEC Zwolle, Eliano Reijnders jadi nama keempat yang layak dipertimbangkan oleh Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.
Untuk Eliano Reijnders, kiprahnya bisa dikatakan selangkah lebih maju ketimbang kandidat pemain keturunan di posisi gelandang serang lainnya.
Bagaimana tidak, Eliano Reijnders telah berhasil menembus skuad utama PEC Zwolle per 1 Juli 2020.
Bahkan di musim ini di Eredivisie, ia mampu catatkan 3 gol dan 1 assist dari 31 pertandingan.
Usut punya usut, bakat Eliano Reijnders turun menurun dari sang ayah yang juga pesepakbola Martin Reijnders dan juga sang kakak yang kini membela raksasa Liga Italia, AC Milan, Tijani Reijnders.
Meski begitu, Eliano Reijnders santer dikabarkan belum mau untuk membela Timnas Indonesia karena masih ingin berkarier lebih untuk klubnya PEC Zwolle.
5. Jaden Guzzi (PSV Eindhoven)
Otak serangan PSV Eindhoven, Jaden Noah De Guzman atau biasa disapa Jaden Guzzi menjadi opsi kelima yang layak dipertimbangkan oleh Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.
Jaden Guzzi memiliki darah Indonesia dari ibunya namun tak diketahui berasal darimana.
Selain berdarah Belanda dan Indonesia, Jaden Guzzi juga memiliki darah dari Kanada.
Untuk kiprahnya, meski besar bersama PSV Eindhoven, akan tetapi karier awalnya justru dirintis bersama klub pesaing PSV Eindhoven, Feyenoord Junior.
Barulah pada 1 Juli 2022, Jaden Guzzi membela PSV junior dari 2022 sampai dengan 2023.
Terus beranjak per 1 Juli 2023 sampai dengan 1 Januari 2024 bersama PSV Eindhoven U-17.
Dan terkini bermain untuk PSV Eindhoven U-18 pada 1 Januari 2024.
6. Chow Yun-Damanik (FC Laussanne Sport-U17)
Gelandang serang yang lahir di Yverdon les bains, Swiss, Chow Yun-Damanik, menjadi opsi keenam yang layak dipertimbangkan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.
Memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, Chow Yun-Damanik menjadi opsi penting Shin Tae-yong untuk benahi lini tengah Timnas Indonesia.
Adanya darah keturunan langsung dari orang tua membuat status Chow Yun-Damanik adalah pemain diaspora.
Saat ini, ia bermain untuk klub U-17 asal Swiss, FC Laussanne Sport.
7. Samuel Silalahi (Stromsgodset)
Berbeda dengan beberapa nama pemain keturunan lainnya, Samuel Agung Marcello Silalahi atau akrab disapa Samuel Silalahi merupakan pemain kelahiran Norwegia.
Berusia 18 tahun, saat ini ia sukses membela tim kasta tertinggi Liga Norwegia, Stromsgodset.
Meniti karier bersama Mandal junior, Samuel Silalahi akhirnya sukses promosi ke Mandalskamerat pada 1 Juli 2021.
Tak lama berselang, ia meraat ke Stromsgodset II pada 1 Januari 2022.
Dua musim bersama Stromsgodset II, Samuel Silalahi akhirnya berhasil promosi ke tim utama pada 1 Januari 2024.
Sebagai informasi, Samuel Silalahi memiliki darah Indonesia yang dapat dilihat dari marga Batak yang ada pada namanya.
8. Irfan Karijowidjojo (ADO Den Haag U-18)
Opsi ke delapan ada gelandang serang kelahiran Belanda berusia 18 tahun, Irfan Karijowidjojo.
Irfan Karijowidjojo merupakan pemain keturunan Indonesia yang memiliki darah Jawa.
Tercatat, Irfan Karijowidjojo pernah mendapatkan panggilan Timnas U-16 Belanda pada 2022 lalu.
Untuk sejauh ini, karier Irfan Karijowidjojo masih dicatatkan bersama ADO Den Haag U-18.
Ia meniti karier bersama ADO Den Haag junior pada 2021 lalu.
Perlahan tapi pasti, Irfan Karijowidjojo menunjukkan kemampuannya hingga mampu promosi ke ADO Den Haag U-17 per 1 Juli 2021.
Promosi ke-U22, Irfan Karijowidjojo kembali naik level per 1 Juli 2022 bersama ADO Den Haag U-18.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya