Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Bibit Siklon Tropis Baru Terdeteksi BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem saat Mudik Lebaran, Cek Wilayahnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk masa mudik Lebaran 2024.

Penulis: Laila N
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi Hujan Lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk masa mudik Lebaran 2024. 

TRIBUNWOW.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk masa mudik Lebaran 2024.

Diketahui, saat ini, masyarakat sudah mulai mudik ke kampung halamannya, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Menurut BMKG, terdeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru 96S di sekitar Laut Sawu.

Bibit siklon tropis ini memperlihatkan kecenderungan menguat secara perlahan dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: 5 Tips Mudik Lebaran 2024 Pakai Mobil Listrik, Perhatikan Hal Ini agar Baterai Hemat

Akibatnya, akan muncul cuaca ekstrem di berbagai wilayah, sekitar 4-11 April 2024.

"Kemunculan bibit siklon baru ini akan memicu terjadinya cuaca ekstrem. Jadi mohon kepada masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan waspada," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Kamis (4/4/2024), dikutip dari laman resmi BMKG.

Cuaca ekstrem ini bisa menimbulkan berbagai kerugian baik secara materiil, imateril hingga memicu bencana hidrometereologi.

Oleh karena itu, BMKG secara khusus mengimbau masyarakat yang melakukan mudik Lebaran untuk lebih waspada saat di perjalanan.

"Apabila kondisi cuaca sedang buruk, jangan memaksakan diri dan sebaiknya ditunda. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan," sambungnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, sistem Bibit Siklon 96S di sekitar wilayah NTT tersebut dapat memberikan dampak langsung dan tidak langsung terhadap kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia dalam 24-48 jam kedepan.

Pertama, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Kedua, Potensi Angin kencang di sekitar Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Ketiga Gelombang Tinggi 1.25 - 2.5 meter (moderate sea) di sekitar Samudra Hindia selatan NTB, Samudra Hindia selatan NTT, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan P. Sumba, Perairan selatan Kupang - P. Rote, dan Laut Sawu bagian selatan.

Lebih lanjut, Guswanto menjelaskan, signifikansi kondisi cuaca di wilayah Indonesia ini juga didukung oleh Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial masih terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari kedepan.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat juga berperan dalam menyediakan kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani mengatakan, secara umum, kombinasi pengaruh fenomena-fenomena cuaca tersebut diprakirakan menimbulkan potensi hujan dengan intensitas SEDANG-LEBAT yang disertai kilat/angin kencang di sebagian wilayah Indonesia hingga 11 April 2024, yaitu:

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Es hingga Puting Beliung Maret-April 2024

4-7 April 2024

  1. Sumatra Barat
  2. Jambi
  3. Bengkulu
  4. Kep. Bangka Belitung
  5. Sumatra Selatan
  6. Lampung
  7. Banten
  8. Jawa Barat
  9. Jawa Tengah
  10. DI Yogyakarta
  11. Jawa Timur
  12. Bali
  13. Nusa Tenggara Barat
  14. Nusa Tenggara Timur
  15. Kalimantan Barat
  16. Kalimantan Tengah
  17. Kalimantan Timur
  18. Kalimantan Utara
  19. Kalimantan Selatan
  20. Sulawesi Utara
  21. Sulawesi Barat
  22. Sulawesi Tengah
  23. Sulawesi Selatan
  24. Sulawesi Tenggara
  25. Maluku Utara
  26. Maluku
  27. Papua Barat
  28. Papua

8-11 April 2024

  1. Aceh
  2. Sumatra Utara
  3. Sumatra Barat
  4. Riau
  5. Kep. Riau
  6. Jambi
  7. Kep. Bangka Belitung
  8. Sumatra Selatan
  9. Bengkulu
  10. Jawa Timur
  11. Bali
  12. Nusa Tenggara Barat
  13. Nusa Tenggara Timur
  14. Kalimantan Barat
  15. Kalimantan Tengah
  16. Kalimantan Timur
  17. Kalimantan Utara
  18. Kalimantan Selatan
  19. Sulawesi Utara
  20. Gorontalo
  21. Sulawesi Barat
  22. Sulawesi Tengah
  23. Sulawesi Selatan
  24. Sulawesi Tenggara
  25. Maluku Utara
  26. Maluku
  27. Papua Barat
  28. Papua

Meski demikian, Andri mengimbau agar masyarakat tidak panik terkait dengan informasi Bibit Siklon Tropis 96S namun tetap waspada akan kemungkinan potensi cuaca ekstrem yang yang berpotensi terjadi selama periode awal libur lebaran tahun 2024.

"Mohon dipahami yang kami sampaikan ini adalah kondisi secara umum atau general di masing-masing wilayah."

"Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih akurat dengan resolusi yang lebih tinggi di setiap kecamatan. Mohon untuk dapat melihat atau mengunjungi aplikasi InfoBMKG untuk mengetahui informasi cuaca dengan perubahan cuaca setiap 3 jam," ujar dia. (*)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Peringatan Dinicuaca ekstremhujan lebatAngin Kencangmudik lebaranBMKG
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved