Perang Israel Vs Hamas
19 Napi dan Sipir Penjara Israel Keroyok Seorang Warga Palestina di Rutan, Dilakukan selama 1 Bulan
Saksi mata kematian Thaer yang juga narapidana asal Palestina mengatakan ia menyaksikan langsung penyiksaan itu.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Diketahui Thaer Abu Asab merupakan anggota gerakan Fatah di Palestina.
Ia ditangkap pada 27 Mei 2005 silam dan dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun.
Para pelaku yang melakukan pemukulan akan dikenakan tahanan rumah dan penyelidikan lebih lanjut.
Otoritas Palestina untuk Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan, serta Klub Tahanan Palestina, mengetahui kematian Thaer Abu Assab sehari setelah dia dibunuh oleh sipir penjara.
Pihak Palestina mengeluarkan pernyataan bersama pada 19 November, yang mana mereka mengulangi siarannya seminggu yang lalu, yang mengindikasikan tewasnya 6 narapidana sejak serangan Banjir Al-Aqsa.
Baca juga: Keluarga Sandera Israel Marah dengan Netanyahu, Sebut Pimpinan Hamas-lah yang Telah Bebaskan Mereka
“Pendudukan terus melakukan operasi pembunuhan sistematis terhadap tahanan kami, dan dengan perencanaan terlebih dahulu," kata pihak Palestina.
"Bahwa tentara Israel dengan sengaja memberlakukan isolasi ganda dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap tahanan kami, untuk memilih dan membunuh mereka."
Diketahui, setelah serangan tanggal 7 Oktober, dengan menghalangi kunjungan para tahanan, oleh tim hukum, atau penolakan mereka terhadap mereka, dan menerapkan tindakan yang bertujuan untuk membunuh para tahanan. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)
Sumber: TribunWow.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|