Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Israel Sebar Selebaran di Gaza Pakai Ayat Suci, Singgung Banjir yang Sengaja Dibuat untuk Palestina

Ribuan selebaran sengaja dijatuhkan dari langit oleh pesawat tempur Israel yang melintasi Kota di Palestina soal peringatan banjir buatan.

AP News
Tentara Israel yang menyerang ke terowongan dekat RS Shifa Palestina. 

Pompa itu diklaim dapat mengalirkan ribuan meter kubik air per jam.

Sehingga terowongan di Gaza akan penuh dengan air laut dalam beberapa minggu saja.

Baca juga: Perubahan Emily, Anak Israel yang Dibebaskan Hamas, Jadi Lebih Welas Asih dan Peduli Orang Lain

Namun, tak dipertimbangkan apakah langkah dari Israel itu tidak akan mengancam sisa sandera yang dimiliki Hamas.

Hal ini menyusul pernyataan Hamas yang menyebut mereka menyembunyikan tawanan di terowongan yang aman.

Ketika ditanya tentang cerita tersebut, seorang pejabat AS mengatakan masuk akal bagi Israel untuk membuat terowongan tersebut tidak dapat dioperasikan.

Mereka juga membenarkan saat ini Israel sedang menjajaki berbagai cara untuk melakukan hal tersebut.

Baca juga: Israel dan Hamas Sepakati Perpanjangan Gencatan Senjata Hari ke-7 di Detik Terakhir saat Hari Keenam

Yocheved Lifshitz (tengah) dan Nurit Cooper (kanan) dikawal anggota Hamas saat keduanya dibebaskan dan diserahkan kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di lokasi yang tak disebutkan, Senin (23/10/2023).
Yocheved Lifshitz (tengah) dan Nurit Cooper (kanan) dikawal anggota Hamas saat keduanya dibebaskan dan diserahkan kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di lokasi yang tak disebutkan, Senin (23/10/2023). (AP/AL QASSAM BRIGADES)

"IDF (pasukan Israel) beroperasi untuk membongkar kemampuan teror Hamas dengan berbagai cara, menggunakan alat militer dan teknologi yang berbeda," kata seorang pejabat IDF saat ditanya soal rencana membanjiri Gaza tersebut.

Israel pertama kali memberi tahu AS mengenai opsi tersebut bulan lalu, menurut Wall Street Journal.

Mereka melaporkan bahwa para pejabat tidak mengetahui seberapa dekat pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam melaksanakan rencana tersebut.

Israel belum membuat keputusan akhir untuk melanjutkan atau mengesampingkannya, kata para pejabat tersebut. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
IsraelHamasGazaPalestina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved