Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Ironi Warga Palestina yang Ditahan Israel, Ditutup Mata hingga Ditelanjangi hanya Pakai Celana Dalam

Para pria telanjang Palestina akan dibawa ke lokasi yang tak diketahui oleh tentara Israel

YouTube Al Jazeera
Warga Palestina yang ditelanjangi oleh tentara Israel, Jumat (8/12/2023) 

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 100 pria di Palestina ditahan oleh Pasukan Israel (IDF), Jumat (8/12/2023).

Dalam video yang beredar para pria itu ditelanjangi dan hanya memakai celana dalam saja.

Dikutip dari Al Jazeera, para tawanan juga ditutup matanya dan diminta untuk berlutut di jalanan Gaza Utara.

Baca juga: Keluarga Sandera Israel Marah dengan Netanyahu, Sebut Pimpinan Hamas-lah yang Telah Bebaskan Mereka

Para warga Palestina itu terlihat tertunduk saat mereka dijaga ketat oleh pasukan Israel.

Sontak foto dan video yang tersebar di media sosial itu membuat murka.

Reporter bernama Alan Fischer mengatakan gambaran itu mencerminkan sejarah di wilayah tersebut.

Para pria telanjang itu akan dibawa ke lokasi yang tak diketahui.

“Ada yang bilang salah satunya adalah seorang pelajar, yang satu mengelola toko lokal dan satu lagi tidak ada hubungannya dengan ‘terorisme’ karena dia tinggal di sebuah blok apartemen," ujar Alan.

"Sejumlah orang mengidentifikasi seorang jurnalis lokal terkenal di antara mereka yang ditangkap,” menurut Fischer, yang menambahkan bahwa seorang pria bersama dua anaknya dan ketiganya ditangkap.

Baca juga: Terowongan Gaza yang Jadi Markas Hamas Terancam Ditenggelamkan oleh Israel, Ini Rencana IDF

Sementara itu, Direktur Organisasi Hak Asasi Manusia Al Haw, Shawan Jabarin mengatakan dirinya terkejut dengan gambar tersebut.

Perlakuan itu mengingatkan Shawan pada perlakuan penjahat dan tawanan perang selama Perang Dunia II.

“Ini tidak manusiawi, ini merupakan penyiksaan dan lebih dari itu, ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” katanya kepada Al Jazeera.

Hal serupa juga dikomentari oleh Pemantau HAM Euro-Med yang mengatakan para pria itu ditangkap sewenang-wenang.

Tentara Israel mengambil posisi di dekat perbatasan Gaza Israel, Israel selatan, Senin, 9 Oktober 2023. Penguasa militan Hamas di Jalur Gaza melakukan serangan multi-front yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel saat fajar hari Sabtu, menembakkan ribuan roket sebagai lusinan pejuang Hamas menyusup ke perbatasan yang dijaga ketat di beberapa lokasi, menewaskan ratusan orang dan menawan. Pejabat kesehatan Palestina melaporkan sejumlah kematian akibat serangan udara Israel di Gaza.
Tentara Israel mengambil posisi di dekat perbatasan Gaza Israel, Israel selatan, Senin, 9 Oktober 2023. Penguasa militan Hamas di Jalur Gaza melakukan serangan multi-front yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel saat fajar hari Sabtu, menembakkan ribuan roket sebagai lusinan pejuang Hamas menyusup ke perbatasan yang dijaga ketat di beberapa lokasi, menewaskan ratusan orang dan menawan. Pejabat kesehatan Palestina melaporkan sejumlah kematian akibat serangan udara Israel di Gaza. (AP/ Oren Ziv)

Mereka diambil dari sekolah Khalifa bin Zayed dan New Aleppo, keduanya berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), kata kelompok hak asasi manusia itu dalam sebuah pernyataan.

Namun, media Israel mengklaim bahwa orang yang diikat itu adalah Hamas yang telah menyerahkan diri.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari ditanya tentang video tersebut tetapi tidak menjawabnya secara langsung.

Sedangkan juru bicara Israel lainnya mengatakan mereka tidak tahu dari mana video tersebut berasal. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
HamasIsraelPalestinaGazaTentara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved