Berita Viral
Diusir Anak Angkat, Siti Marbiah Ungkap Kekecewaan Mendalam: Sekarang Diperlakukan seperti Ini
Tabiat AY anak angkat yang tega usir ibu di Banyuasin kini terungkap. AY dikenal sebagai anak yang manja terutama kepada Siti Marbiah.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Terungkap perilaku AY, seorang anak angkat yang tega mengusir ibu di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Dilansir Tribun Sumsel, sosok nenek bernama Siti Marbiah (73) warga Banyuasin diusir anak angkat dari rumahnya.
Adapun pemicu anak angkat tega mengusirnya lantaran tak terima dinasihati menikah lagi hingga soal warisan.
Baca juga: Curhat Pilu Nenek di Banyuasin Diusir Anak Angkat dari Rumah: Dulu Tidak Terurus, Saya Kasihan
Karena diusir anak angkat, Siti Marbiah pun harus luntang-lantung selama delapan bulan menumpang hidup rumah tetangga dan kerabat.
Siti Marbiah kini menaruh rasa sakit hati mendalam terhadap anak angkatnya tersebut.
Selama ini, AY dikenal sebagai anak yang manja terutama kepada Siti Marbiah ibu yang sudah membesarkannya sejak usia 2 tahun.
Siti Marbiah, tak menyangka balasan anak angkat yang dibesarkannya malah berakhir pahit.
Bahkan saat usia senjanya, Siti Marbiah masih diperlakukan bak pembantu dengan tetap membantu mengurus anak AY serta mengerjakan berbagai pekerjaan seperti menggosok, memasak dan membersihkan rumah.
Padahal, apa yang telah dilakukannya selama ini hanya semata-mata untuk AY.
Sampai-sampai, menjual rumah warisan keluarga karena permintaan dari AY juga dituruti Siti Marbiah.
Siti Marbiah didampingi kuasa hukumnya Jallas Boang menceritakan, bagaimana saat orangtuanya AY bercerai dan tidak bisa merawat AY lagi.
Banyak orang yang menolak menjadikan AY sebagai anak angkat.
Hingga orang tua AY bertemu diri Siti Marbiah dan meminta agar bisa merawat AY yang saat itu masih berusia 2 tahun.
Merasa iba, Siti Marbiah dengan setulus hati merawat AY seperti anak sendiri.
"Disekolahkan dari SD sampai kuliah. Kuliah itu dua sampai tiga kali pindah, baru selesai. Sekarang, dia perlakukan aku seperti ini," cerita Siti Marbiah, Senin (6/11/2023).
Baca juga: Tangis Pilu Nenek Diusir Anak Angkat yang sejak Kecil Dirawat hingga Dikuliahkan, Ini Kronologinya
Hingga akhirnya AY bekerja sebagai tenaga honorer kesehatan dan menikah.
Sering terjadi cekcok antara AY dan ibu angkatnya Siti Marbiah.
Namun, Siti Marbiah selalu mengalah dan menuruti apa yang dikatakan AY.
Anak-anak AY, juga Siti Marbiah yang merawatnya.
Hal itu, dilakukan Siti Marbiah karena rasa sayang dan cintanya kepada AY, meski bukan anak kandung.
Puncaknya, kembali terjadi keributan antara AY dan Siti Marbiah.
Keributan itu, karena AY akan kembali menikah untuk yang keempat kalinya.
Dari keinginan itu, membuat Siti Marbiah memberikan nasihat kepada anak angkatnya AY.
"Kalau mau kawin lagi, carilah laki-laki yang benar. Jangan sampai nanti cerai lagi, tidak enak. Kan sudah tiga kali cerai," kata Siti Marbiah mengulangi ungkapan kepada AY.
Namun, nasihat yang diberikan Siti Marbiah tidak diterima AY.
Si anak angkat malah marah dan meninggalkan rumah dan tetap memutuskan untuk menikah dengan pria yang menjadi pilihan AY.
Ternyata, setelah menikah sekitar tiga sampai empat bulan, AY datang lagi ke rumah Siti Marbiah dengan suaminya.
Disitu, kembali terjadi keributan antara AY dan Siti Marbiah.
Tak hanya itu saja, suami baru AY juga ikut-ikutan dalam keributan yang terjadi.
"Aku ngomong sama suami barunya, aku bisa beri nasihat. Karena, selama ini aku yang mengurus dia (AY). Jangankan dia, anak-anaknya saja aku yang urus semua. Dari situ, suaminya diam," ungkap Siti Marbiah.
Situlah, awal mula Siti Marbiah diusir dari anak angkatnya AY dari rumah sendiri.
Siti Marbiah dipaksa untuk keluar dari rumah tanpa membawa barang apapun.
Nenek 74 tahun ini, tidak dapat kembali karena rumah digembok AY.
Sehingga, Siti Marbiah menumpang menginap di rumah adik, kakak dan tetangga selama delapan bulan lamanya.
Pengusiran yang dilakukan AY kepada Siti Marbiah, karena AY merasa bila sertifikat rumah tersebut atas namanya.
Siti Marbiah juga pernah mendatangi pimpinan tempat AY bekerja, agar bisa memberikan nasihat kepada AY.
Akan tetapi, upaya Siti Marbiah meminta bantuan kepada pimpinan tempat AY bekerja juga tidak membuahkan hasil.
Hingga akhirnya, Siti Marbiah harus luntang lantung selama delapan bulan.
Baca juga: Kisah Pilu Nenek di Banyuasin yang Diusir Anak Angkat, Dirawat sejak Usia 2 Tahun hingga Dikuliahkan
Dari informasi yang diperoleh baik dari tetangga dan juga keluarga besar, AY Dikenal sebagai anak yang manja.
Segala sesuatu yang diminta AY, harus dipenuhi Siti Marbiah.
Beberapa contoh yang pernah mereka lihat, yakni terkait kuliah yang beberapa kali pindah.
Tetapi, Siti Marbiah tetap memenuhi keinginan AY untuk kuliah.
Selain itu, AY meminta agar Siti Marbiah menjual rumah warisan keluarga dan membeli rumah baru serta meminta uang Rp 200 juta dari penjualan itu.
Permintaan itu, diikuti Siti Marbiah, termasuk membuat sertifikat tanah rumah yang baru dengan nama AY.
Enggan Kembalikan Sertifikat
Sosok AY anak angkat di Kabupaten Banyuasin, Sumsel yang tega mengusir ibu yang sudah membesarkannya ternyata selalu hadir dalam proses mediasi.
Akan tetapi, AY yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit Banyuasin sama sekali tidak mau berbicara.
Perempuan berusia 42 tahun ini mempercayakan kepada beberapa orang yang dibawanya untuk menyangkal semua hal yang dituduhkan kepadanya.
"Setelah kami cari tahu, ternyata orang-orang yang ikut dengan AY ini bukan pengacara atau advokat. Mereka adalah LSM yang selalu mendampingi AY ketika mediasi. Yang ngomong mereka-mereka itulah, bukan AY," kata kuasa hukum Siti Marbiah, Jallas Boang, Senin (6/11/2023).
Meski langsung ditanya ketika mediasi, lanjut Jallas sama sekali tidak membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan.
Bahkan, mediasi yang dilakukan pada Jumat (3/11/2023) lalu AY ikut hadir, tetapi hanya diam melihat jalannya mediasi dan juga Siti Marbiah yang marah diperlakukan seperti itu.
Selain itu, AY justru sengaja menutupi wajahnya menggunakan masker.
Meski warga sekitar dan keluarga besar Siti Marbiah mengetahui bila itu AY yang turut hadir dalam mediasi.
"Dari awal mediasi di selalu diam. Tetapi, dari penyampaian orang-orang yang ikut bersama dia, tetap tidak mau menyerahkan
sertifikat rumah itu karena dia merasa sertifikat tersebut atas namanya. Walaupun, yang membeli rumah itu uang dari klien kami," pungkasnya.
Baca juga: Viral Pengakuan Panitia Konser Greenlane Festival Tilap Duit Acara untuk Foya-foya, Ini Kata Polisi
Viral di Sosmed
Viral mediasi yang diwarnai ketegangan antara seorang wanita tua karena diusir dari rumah sendiri oleh anak angkat yang sudah dibesarkannya sejak usia 2 tahun.
Peristiwa memilukan ini dialami Siti Marbiah (73) warga Banyuasin, Kabupaten Sumsel yang kini menaruh rasa sakit hati mendalam terhadap anak angkatnya tersebut.
Selama delapan bulan, Siti Marbiah harus luntang lantung menumpang hidup di rumah tetangga dan kerabat, setelah diusir anak angkat yang telah dibesarkannya.
Menurut Kuasa Hukum Siti Marbiah, Jallas Boang Manalu, kliennya Siti Marbiah tidak memiliki anak sehingga ia mengangkat AY menjadi anak angkat saat berumur 2 tahun saat itu.
"Seperti normalnya, walaupun anak angkat tetapi tetap diperlakukan seperti anak sendiri. Disekolahkan sampai dikuliahkan dan sekarang sudah bekerja," katanya, Minggu (5/11/2023).
Seiring berjalannya waktu, lanjut Jallas kliennya Siti Marbiah ada rumah dan warisan bersama keluarga besar.
Akan tetapi, karena bujukan dari si anak angkat agar rumah dan tanah itu dijual tanpa sepengetahuan keluarga besar Siti Marbiah.
Dari penjualan rumah dan tanah itu, uang senilai Rp 200 juta diberikan kepada anak angkatnya AY.
Sisa dari penjualan tersebut dibelikan rumah dan tanah yang saat ini diperebutkan AY.
"Saat membeli dan membuat sertifikat, si anak angkat ini membujuk agar klien kami ini membuat sertifikat atas nama si anak angkat ini. Nanti, akan dibuatkan surat hibah untuk klien kami ini agar bisa menempati rumah tersebut," jelas Jallas.
Akan tetapi, terjadi keributan antara Siti Marbiah dan AY.
Salah satunya, AY tidak terima dinasihati Siti Marbiah ketika akan menikah kembali untuk keempat kalinya.
Dari sinilah, Siti Marbiah diusir dari rumahnya sendiri dan selama delapan bulan hari hidup menumpang kesana kemari.
Untuk menyelesaikan masalah ini, Jumat (3/11/2023) dilakukan mediasi antara dua belah pihak dan disaksikan keluarga besar Siti Marbiah serta unsur pemerintahan dan kepolisian.
Namun, mediasi yang dilakukan tidak menemui titik terang. Karena, dari AY enggan memberikan sertifikat rumah kepada Siti Marbiah.
"Bila nanti tetap tidak menemui titik terang atas masalah yang klien kami hadapi, kami berinisiatif untuk menempuh jalur hukum baik itu pidana maupun perdata," pungkasnya. (*)
Baca berita Viral lainnya
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Tabiat AY Anak Angkat Usir Ibu di Banyuasin, Dikenal Manja Hingga Tega Jadi Ibu Angkat Bak Pembantu
Sumber: Tribun Sumsel
6 Fakta Mencengangkan Pratama Arhan & Zize: Hapus Foto Nikah, Foto dengan Mantan & 1 di Luar Dugaan |
![]() |
---|
5 Negara dengan Penduduk Terpadat di Dunia 2025, Ada Indonesia hingga 2 Tetangga Berseteru |
![]() |
---|
Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong Dituding Terlibat Korupsi, PDIP Bantah Sebut Kesalahan Dicari-Cari |
![]() |
---|
Viral Pegawai Puskesmas Karaoke saat Jam Pelayanan, Dilakukan setelah Olahraga Pagi Bersama |
![]() |
---|
Reaksi Hasto Kristiyanto setelah Dengar Vonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara untuk Kasus Suap Harun Masiku |
![]() |
---|