Terkini Internasional
Didepak karena Invasi ke Ukraina, Rusia Kini Berupaya Masuk Kembali ke Dewan HAM PBB
Simak Rusia kembali berupaya untuk kembali ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB setelah dikeluarkan karena tindakan invasi ke Ukraina.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Rusia akan berusaha untuk bergabung kembali dalam Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Diketahui, Rusia sebelumnya sempat dikeluarkan karena invasi yang dilakukannya ke Ukraina.
Majelis Umum PBB akan melakukan voting untuk menangani masalah ini.
Dilansir TribunWow.com dari Timesofindia.indiatimes.com, pada Minggu 8 Oktober 2023, Rusia yang dikeluarkan dari Dewan HAM PBB berupaya untuk masuk kembali.
Baca juga: Rusia Pasang Ranjau Laut di Sekitar Pelabuhan Wilayah Ukraina
Majelis Umum PBB akan melakukan pemungutan suara untuk memilih 15 anggota baru dari badan PBB.
Pencalonan Rusia untuk menjadi Dewan Hak Asasi Manusia PBB dianggap menimbulkan skeptisisme.
"Kami berharap para anggota PBB akan dengan tegas menolak pencalonan (Rusia) yang tidak masuk akal," kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang tidak mau disebutkan namanya.
"Anggota pasukan Rusia telah melakukan pelanggaran hukum kemanusian internasional, termasuk kejahatan perang dan kejahatan terhadap manusia di Ukraina," tambahnya.
Baca juga: Ukraina Berencana Bangun Sekolah Bawah Tanah untuk Lindungi Siswa dari Serangan Rusia
Mariana Katzarova, Pakar terkemuka PBB, belakangan ini mengatakan penindasan Rusia ke Ukraina semakin bertambah sepanjang berjalannya waktu.
Syarat untuk terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB adalah ketika suatu negara memerlukan 97 negara dari 193 negara anggota PBB.
Sedangkan pada April 2022, 93 negara memilih untuk memberi sanksi kepada Rusia, sementara 24 negara menentang langkah tersebut.
Keputusan mayoritas yang menentang Rusia tidak terlalu timpang dibandingkan resolusi lain yang membela integritas wilayah Ukraina dengan sekitar 140 negara menyetujuinya.
Disisi lain, situasi yang dihadapi Dewan HAM PBB lebih sulit, karena beberapa negara yang dianggap melakukan pelanggaran HAM juga akan bernasib sama.
Baca juga: Penundaan Bantuan Amerika ke Ukraina untuk Perang melawan Rusia
Pemungutan suara yang akan dilakukan pada hari Selasa 10 Oktober 2023, akan dilakukan secara rahasia.
Hal ini mungkin akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dunia yang telah terfragmentasi.
5 Negara Paling Bahagia di Dunia 2025, Ada Negara Surga untuk Tinggal Para Lansia |
![]() |
---|
10 Negara dengan Populasi Paling Paling Kecil di Dunia, Ada Negara yang Hanya Dihuni 500-an Jiwa |
![]() |
---|
7 Negara Terindah di Dunia 2025, Termasuk Indonesia dengan Keanekaragaman Hayatinya |
![]() |
---|
10 Negara Terbersih di Dunia 2025, Negara Eropa Mendominasi |
![]() |
---|
5 Negara Terkaya di Dunia Termasuk India yang Memiliki Pertumbuhan Ekonomi Tercepat |
![]() |
---|