Pilpres 2024
Airlangga Hartarto Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo: Banyak Pengalaman tapi Terganjal Elektabilitas
Berikut ini rekam jejak dan peluang Airlangga Hartarto menjadi cawapres) Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Peluang Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 terbuka lebar.
Hingga berita ini diturunkan Sabtu (16/9/2023), sosok cawapres pendamping bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto masih belum ditentukan.
Ada sejumlah nama yang digadang-gadang berpeluang mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Baca juga: Hasil Pertemuan Prabowo dan Koalisi Indonesia Maju: Bahas Sosok Cawapres hingga Tim Pemenangan
Kandidat cawapres Prabowo Subianto di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.
Meski namanya kini tersaingi oleh kadernya sendiri, Ridwan Kamil, Airlangga Hartarto tetap memiliki peluang untuk menjadi cawapres Prabowo.
Terlebih hingga saat ini, Partai Golkar menyatakan masih mendorong Airlangga sebagai cawapres Prabowo.
"Golkar tidak mengubah posisi politik kita, yaitu tetap mencalonkan Prabowo sebagai capres dan mendorong Pak Airlangga selaku cawapres," kata Ketua DPP Golkar, Dave Laksono, Jumat (15/9/2023).
Rekam jejak Airlangga Hartarto: Segudang Pengalaman di Eksekutif dan Legislatif
Airlangga Hartarto lahir di Surabaya, 1 Oktober 1962 atau saat ini berusia hampir 61 tahun.
Ia berasal dari keluarga berada mengingat ayahnya, Hartarto Sastrosoenarto merupakan Menteri Perindustrian di era Orde Baru.
Selain sebagai politisi, Airlangga Hartarto dikenal sebagai seorang pengusaha.
Ia tercatat pernah menduduki jabatan di sejumlah perusahaan yakni sebagai Presiden Komisaris PT Fajar Surya Wisesa Tbk, Presiden Komisaris PT Ciptadana Sekuritas, Presiden Direktur PT Bisma Narendra dan Komisaris PT Sorini Corporation Tbk.
Kariernya di pemerintahan dimulai saat ia menjadi anggota DPR pada Pemilu 2004 dan menduduki jabatan Ketua Komisi VII DPR RI pada 2007-2009.
Lulusan Fakultas Teknik UGM ini kemudian terpilih lagi sebagai anggota DPR periode 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat V dan menjabat sebagai Ketua Komisi VI yang membidangi perindustrian, perdagangan, UKMK, Investasi dan BUMN.
Dari legislatif, Airlangga Hartarto kemudian masuk ke eksekutif.
Baca juga: Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Anies-Cak Imin Terendah seusai Deklarasi, Ganjar-Prabowo Bersaing
Sumber: Tribunnews.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|