Breaking News:

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS Suami yang Bunuh Istri di Lampung Tengah Ditangkap, 8 Tahun Buron

Tersangka penganiaya istri hingga tewas, RP dijerat pasal pembunuhan oleh Polres Lampung Tengah. Ini kata polisi.

Tangkapan layar di Instagram via Tribun Jakarta
Doa Al Rasyid Pandu Pratama (11) dan adiknya Salwa Adzkia Nur Rasyidah (9) akhirnya terkabul. Ayah mereka Rangga Prayoga akhirnya ditangkap. Rangga Prayoga membunuh istri sekaligus ibu kandung kedua anaknya, Iti Sulastri, pada tahun 2015 silam. 

TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap istrinya di Lampung Tengah

Dikutip dari Tribun Lampung, pelaku yang berinisial RP itu ditangkap di Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (26/7/2023) pukul 03.00 WIB.

RP kini pasal pembunuhan oleh Polres Lampung Tengah. 

Baca juga: BREAKING NEWS Bripda Ignatius Dwi Frisco Diduga Ditembak Seniornya, Ini Penjelasan Mabes Polri

Tersangka RP akan dijerat pasal 338 dan atau pasal 354 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan tersangka menganiaya istrinya Kitri Sutrisnawati hingga tewas.

"Kejadian tanggal 17 Juni 2015 pukul 21.00 WIB, tersangka melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis golok," kata AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami tiga luka fatal bagian leher.

Korban pun sempat dirawat di rumah sakit selama 7 hari, namun nyawanya tidak tertolong.

Setelah itu, tersangka kabur dan menelantarkan kedua anaknya di Dusun Adiluhur, Kampung Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

Dalam menangkap tersangka RP, Polres Lampung Tengah berkoordinasi dengan kepolisian wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

"Dalam upaya penangkapan, polisi sudah memastikan lokasi tersangka dan dipastikan bakal tertangkap," ujarnya.

"Selanjutnya, tersangka akan diadili di Polres Lampung Tengah sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS 2 Pelaku Curanmor di Bekasi Ditangkap, Hasil Kejahatan Setahun untuk Beli Mobil

Sebelumnya, Pria inisial RP yang bunuh istrinya akhirnya berhasil ditangkap setelah 8 tahun buron.

Warga Lampung Tengah itu ditangkap di Provinsi Kalimantan Barat oleh tim gabungan Polres Lampung Tengah, Rabu (26/7/2023).

Sebelumnya, viral 2 bocah sebatang kara yang ditinggal orangtua meminta bantuan Kapolri dan Presiden untuk menangkap ayahnya inisial RP.

RP diduga membunuh istrinya pada tahun 2015 lalu.

Kabar penangkapan RP pun dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.

Dia mengatakan Tekab 308 Polres Lampung Tengah bergerak melakukan penangkapan setelah lokasi terakhir tersangka berhasil dilacak.

"Tersangka sudah diamankan Tekab 308 presisi Polres Lampung Tengah pada Rabu (26/7/2023) pukul 03.00 WIB, di Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat," Kata Kasat Reskrim kepada Tribunlampung.co.id.

Dalam upaya penangkapan, Polres Lampung Tengah berkoordinasi dengan kepolisian wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

"Kini tersangka dalam proses pengamanan dan selanjutnya akan ditindak secara hukum di Polres Lampung Tengah," ujarnya.

Paska kejadian pada 17 Juni 2015 lalu, Polres Lampung Tengah memberikan atensi pada jajarannya untuk menangkap ayah 2 bocah yang kabur selama 8 tahun.

Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya sudah menetapkan ayah 2 bocah sebagai target operasi atau TO dengan tindak pidana penganiayaan.

Dirinya membenarkan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kejadian ke Polsek Terusan Nunyai sehari setelah kejadian.

Tepatnya tanggal 18 Juli 2015, dengan Nomor : TBL/158-B/VI/2015/LPG/RES LT/SEK TENUN.

Telah terjadi tindak pidana penganiayaan suami bunuh istri di depan anaknya yang masih balita pada 17 Juni 2015 pukul 21.00 WIB.

Korban sempat dirawat di rumah sakit selama 7 hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Tersangka dikenal selalu berpindah-pindah ketika hendak ditangkap," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (25/7/2023).

Yofi menyangkal bahwa polisi baru bertindak setelah video 2 bocah viral meminta bantuan Jokowi dan Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap ayahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Buaya Berbobot 150 Kg Dievakuasi setelah Memangsa Hewan Peliharaan, Pemilik Ikhlas

Menurutnya, jajaran kepolisian sudah berulang kali berupaya melakukan peanangkapan, namun tersangka berhasil kabur sebelum ditangkap.

Ketika laporan diterima, jajaran polisi sudah mulai melakukan penyelidikan kasus.

"Kita sudah melakukan penyelidikan sejak diterimanya laporan 7 tahun lalu," terangnya

Kini, Yofi dan jajaran melakukan koordinasi dengan jajaran polri di wilayah terkait untuk membantu dalam penangkapan.

Serta melacak pelarian tersangka untuk memastikan keberadaannya.

"Kita pantau dan pastikan keberadaan tersangka, kita akan sudahi pelatiannya dan membuatnya bertanggungjawab," katanya.

Selain itu, Yofi juga akan menyambangi pihak keluarga dan menemui 2 bocah yang ditinggal keluarga.

Tujuannya sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa nahas yang dialami mereka.

Serta berkomitmen akan mengungkap kasus yang sudah 7 tahun belum terungkap.

"Kita turut prihatin dengan kondisi 2 bocah yang kini tidak punya orangtua, kita berikan atensi untuk hal ini," katanya.

"Kita minta doa dan dukungan supaya kasus ini cepat terungkap," tandasnya.

Dua Anak Korban Minta Jokowi dan Kapolri Tangkap Ayahnya

Di media sosial beredar foto yang memperlihatkan tampang RP.

Pria yang telah membuat Rasyid dan Salwa menjadi piatu itu tampak menggunakan kaos dan celana berwarna hitam.

Tangan RP terlihat diikat ke belakang.

Sebelum ayahnya ditangkap, Rasyid sempat meminta bantuan kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kepada Bapak Jokowi dan Bapak Listyo Sigit Prabowo saya meminta tolong untuk segera menangkap bapak saya yang telah membunuh ibu saya," kata Rasyid seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

Rasyid mengungkap kejadian itu berlangsung di depan matanya sendiri.

"Tragedinya pada tahun 2015, di depan saya sendiri. Saya pas itu masih kecil, saya meminta pertolongan ke Bapak Jokowi untuk segera menangkap bapak saya. Terimakasih," kata dia lagi.

RP Tusuk Istri Depan Dua Anaknya

Dikatakan Adi Wibowo, orang yang pertama kali menolong Iti Sulastri, saat itu kondisi korban sudah miris.

Darah berceceran di mana-mana dan korban sudah lemah tak berdaya.

"Waktu itu saya belum jadi RT, miris melihatnya, dan anak-anak itu masih kecil, yang satu belum jalan," ungkap dia.

Bahkan dikatakan Adi, anak yang pertama bahkan mengikuti sang ayah mengambil pisau ke dapur.

"Tama (sapaan Pratama) bahkan ngikutin ayahnya ambil senjata tajam ke dapur lalu melakukannya, Tama itu menyaksikan. Dia tahu betul itu kejadiannya," ungkap Adi.

Kata Adi saat itu Iti terkapar di ruang depan rumahnya, tepat di depan pintu masuk.

Kesaksian orang pertama yang lihat tolong istri korban suami, anaknya ikuti pelaku ambil pisau, pelaku kini buru pelaku (TikTok Ikf_nusantara)

"Saya yang angkat ke kendaraan," kata Adi.

Iti pun kemudian langsung dibawa ke rumah sakit.

Lima hari dirawat di EMC, Iti menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Tanjung Karang, Lampung.

"Siangnya dibawa (pindah rumah sakit), malamnya sudah tidak ada," katanya.

Sebenarnya Iti Sulastri dan RP sudah bercerai, namun entah apa tujuannya ia justru mendatangi rumah yang ditinggali dengan kedua anaknya di Dusun Adi Luhur RT 002/001, Kampung Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.

Diceritakan akun TikTok Ikf_nusantara saat itu pelaku menginap untuk sahur bersama di bulan Ramadhan.

Siang harinya, Iti dan RP terlibat cekcok.

Terduga pelaku mengambil pisau dan menghujamkannya pada bagian wajah dan leher korban. (*)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Aniaya Istri hingga Tewas, Pria di Lampung Tengah Dijerat Pasal Pembunuhan dan di TribunJakarta.com dengan judul Tampang Suami yang Bunuh Istri di Lampung Tengah saat Ditangkap, Doa Rasyid Terkabul Usai 8 Tahun

Sumber: Tribun Lampung
Tags:
Lampung TengahViralPenganiayaanTewasKalimantan Barat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved