Breaking News:

Kabar Tokoh

Menhan Pamer Hasil Kinerjanya pada Presiden Jokowi, Prabowo: Kita Diminta Melatih Pasukan Mereka

Terutama negara-negara di Afrika yang menjadikan Indonesia sebagai panutan dalam hal pertahanan.

Editor: Khistian Tauqid
Instagram @jokowi
Momen Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat melakukan penanaman pohon mangrove serentak. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/7/2023).

Bukan membahas politik, tujuan Prabowo menemui Presiden Jokowi untuk melaporkan hasil kerjanya.

Prabowo memamerkan negara yang ingin meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia.

Baca juga: 2 Kontroversi Politikus PDIP Effendi Simbolon: Pernah Picu Amarah KSAD hingga Dikira Dukung Prabowo

Terutama negara-negara di Afrika yang menjadikan Indonesia sebagai panutan dalam hal pertahanan.

"Ini sangat saya kira menunjukkan Indonesia terus dihormati dan menjadi panutan banyak negara, terutama negara-negara Afrika," kata Prabowo.

Prabowo mencontohkan, ada beberapa negara yang ingin mengirim perwira dan bintara mereka untuk dilatih di Indonesia.

"Dan mereka juga minta kita ke negara mereka, untuk melatih pasukan mereka," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, hubungan kerja sama pertahanan ini merupakan salah satu topik yang dilaporkan kepada Jokowi pada pertemuan hari ini.

Selain itu, ia melaporkan soal perkembangan industri pertahanan yang menurutnya punya kinerja baik.

Prabowo Subianto (kiri) santap siang bareng Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023). Terbaru, Partai Gerindra menyebut Prabowo dan Jokowi sebagai sahabat alias bestie.
Prabowo Subianto (kiri) santap siang bareng Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023). Terbaru, Partai Gerindra menyebut Prabowo dan Jokowi sebagai sahabat alias bestie. (Instagram/@prabowo)

Baca juga: Dampak Effendi Simbolon Sebut Prabowo Cocok Nahkodai Bangsa, Ditegur PDIP: Diatur oleh Partai

Ia mencontohkan, PT Dirgantara Indonesia (DI) kini mampu memproduksi delapan pesawat CN 235 dalam setahun dari sebelumnya yang hanya dua sampai tiga unit per tahun.

Prabowo mengungkapkan, hal itu merupakan hasil dari revitalisasi dan reformulasi prosedur kerja di perusahaan tersebut.

Menurutnya, ini perkembangan yang baik karena permintaan produksi CN 235 terbilang cukup tinggi, yakni mencapai 100 unit.

"Ini tentunya membesarkan hati kita dan saya dorong terus industri pertahanan kita supaya lebih efisien, lebih produktif, lebih inovatif, dan tidak malu-malu kerja sama dengan siapa pun yang bisa membawa nilai tambah bagi kita," kata Prabowo.(*)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lapor ke Jokowi, Prabowo Sebut Indonesia Dihormati dan Jadi Panutan Banyak Negara"

Sumber: Kompas.com
Tags:
PrabowoPresiden Joko Widodo (Jokowi)Istana KepresidenanMenteri Pertahanan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved