Liga 1
Suporter PSIS Semarang Punya Idola Baru, Sosoknya Obati Kekecewaan Snex-Panser soal Nasib Legendanya
Suporter PSIS Semarang punya idola baru, sosoknya berhasil obati kekecewaan Snex-Panser Biru soal nasib pemain legenda Laskar Mahesa Jenar.
Editor: adisaputro
"Sesok gawe koreo king tulong gawe ngajeni wes gowo neng liga 1. Penghormatan terakhir. Matursuwun legend @hny_22 rak bakal lali Karo jasa mu," tulis @suporter21.
"Pensiunkan no 22 .. Jgn ada yg makai selain hari nur," tulis @munifmahesajenar
"Minimal pertandingan perpisahan. Ra mung posting matursuwun tok," tulis @obit.fjr.

Baca juga: 6 Wonderkid PSIS Semarang Diobral Bersyarat: Persebaya, PSS Sleman dan Arema Yakin Tak Minat Boyong?
Meski begitu, dari tiga desakan yang banyak dilontarkan, satu hal yang paling disesalkan adalah momen perpisahan PSIS Semarang kepada pemain yang telah 10 tahun mengabdi dan menjadi bagian penting sejarah PSIS Semarang.
Snex dan Panser Biru menganggap, momen perpisahan Hari Nur Yulianto dengan PSIS Semarang yang hanya diumumkan melalui Instagram resmi tim tak layak dilakukan.
Seperti halnya belum lama ini I Made Wirawan dari Persib Bandung dan Ismed Sofyan dari Persija Jakarta yang dibuatkan laga eksibisi untuk memberikan penghormatan serta seremonial terakhir kepada top skor sepanjang masa PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto.
Meski begitu, pada laga kontra Phnom Penh Crown, bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi telah umumkan pensiunkan dua nomor punggung dari Laskar Mahesa Jenar.
Dua nomor punggung yang resmi dipensiunkan PSIS Semarang adalah nomor punggung 9 milik Erik Dwi dan juga 22 milik Hari Nur Yulianto.
"Nomor 9 dan 22 kita pensiunkan untuk menghormati dua mantan pemain kita yakni Almarhum Erik Dwi dan Hari Nur Yulianto yang berjasa membawa tim kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi saat launching tim di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/6/2023) dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)