Breaking News:

Terkini Daerah

Alasan Tak Masuk Akal Inses Ayah dan Anak di Banyumas, 7 Bayi Dibunuh, Istri Dipaksa Bungkam

Kasus inses ayah dan anak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan.

Editor: Jayanti Tri Utam
TribunJateng.com/Permata Putri Sejati
Tim Kepolisian saat mengevakuasi tulang belulang dan mengidentifikasi bahwa tulang belulang yang ditemukan di Kelurahan Tanjung RT 1 RW 4, Kecamatan Purwokerto Selatan, adalah tulang bayi, Kamis (15/6/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dihebohkan dengan inses ayah dan anak.

Ironisnya, inses ayah dan anak itu sudah berlangsung lebih dari 10 tahun.

Bahkan, hubungan sedarah ayah berinisial R (57) dan anaknya, E (26) itu sudah menghasilkan tujuh bayi.

Namun beberapa di antaranya telah dibunuh dan dikubur di kebun milik warga.

Baca juga: Wali Kota Bukittinggi Viralkan Kasus Inses Ibu dan Anak, Polisi Tak Langsung Percaya, Ini Alasannya

Baca juga: Teka-teki Striker Asing Anyar Persik Kediri: Pilih Bomber Liga Lebanon Ketimbang Pachu, Ini Sosoknya

Salah seorang warga di Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan mengungkap anak pertama hasil hubungan inses ayah dan anak itu dari diadopsi warga Semarang dan kini telah duduk di bangku kelas V sekolah dasar (SD).

"Itu hasil hubungan sama bapak kandungnya, 12 tahun lalu. Makanya sempat diusir sama warga sehingga ibu E sempat pindah-pindah kontrakan," ujar salah seorang warga di Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengatakan hasil hubungan terlarang antara E dengan bapak kandungnya itu lalu diadopsi oleh warga Semarang.

Anak pertama yang lahir dan besar itu diadopsi orang Semarang yang saat ini sudah kelas 5 SD.

Bahkan warga sempat melihat dalam waktu yang belum lama ini E sempat terlihat gemuk.

"Belum terlalu lama, gemuk banget badannya," jelasnya.

Dari kesaksian warga, E ibu dari empat kerangka itu ternyata sudah melahirkan sejak usia 14 tahun.

Tim kepolisian mengidentifikasi dan mengevakuasi tulang belulang bayi hasil inses ayah dan anak yang ditemukan warga di Kelurahan Tanjung RT 01 RW 04, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Kamis (15/6/2023).
Tim kepolisian mengidentifikasi dan mengevakuasi tulang belulang bayi hasil inses ayah dan anak yang ditemukan warga di Kelurahan Tanjung RT 01 RW 04, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Kamis (15/6/2023). (Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati))

Ritual Pembunuhan Bayi

Motif R nekat memaksa anaknya melakukan hubungan sedarah akhirnya terbongkar.

Bayi-bayi yang ditemukan kerangkanya di daerah Tanjung, Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah disebut dibunuh sebagai bagian dari ritual.

Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi mengatakan sejauh ini E sebagai saksi korban.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
InsesHubungan SedarahKabupaten Banyumas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved