Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya
Bantah Bekingan Panji Gumilang, Moeldoko Ungkap Cara Temukan Dugaan Ajaran Sesat di Ponpes Al Zaytun
Moeldoko mengakui bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan Panji Gumilang.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Elfan Fajar Nugroho
"Pernah, kasih ceramah. Kasih ceramah kebangsaan di sana,"
"Saya dua kali. Waktu (masih) Pangdam dulu ya. Pangdam sekali. Berikutnya waktu (jadi) KSP saya ke sana," lanjut Moeldoko.
Ketika di Ponpes Al Zaytun, Moeldoko juga tidak merasakan adanya ajaran sesat.
Moeldoko hanya merasakan bahwa Ponpes Al Zaytun sangat mengutamakan soal kebangsaan.
"Ya lingkungannya berjalan seperti biasa ya. Lingkungan biasa. Karena saya sering masuk ke pesantren-pesantren ya seperti itu. Hanya yang saya lihat persoalan-persoalan kebangsaannya itu kental ya di sana," ucap Moeldoko.
Oleh karena itu, Moeldoko beranggapan bahwa ajaran sesat di Ponpes Al Zaytun harus dilakukan pendalaman.
Pasalnya, perlu ada penelusuran dan pengawasan semua kegiatan di Ponpes Al Zaytun secara detail.
Dengan begitu baru akan terlihat jelas ajaran apakah ada ajaran sesat di Ponpes Al Zaytun.
"Bahwa kalau persoalan itu kan perlu ada pendalaman. Harus ditongkrongin di sana, melihat kesehariannya seperti apa. Kalau hanya sekilas kan saya enggak ngerti," ujar Moeldoko.
"Bagaimana yang sesungguhnya itu apa, perlu adanya badan yang intens melihat itu sehingga nanti kesimpulannya tidak salah. Jangan membuat kesimpulan atas isu yang berkembang wah repot nanti," tambahnya.

Baca juga: Terkuak Kedok Ponpes Al Zaytun: Majalah Lawas Panji Gumilang Cs Disorot, Bukti Tak Terbantahkan?
Dibekingi BIN
Kontroversi-kontroversi terus diperlihatkan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, yakni Panji Gumilang.
Bukan cuma karena Ponpes Al Zaytun yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat diduga melakukan penyimpangan syariat agama Islam.
Pernyataan-pernyataan Panji Gumilang juga membuat heboh publik.
Satu di antaranya adalah pengakuan Panji Gumilang yang memiliki intel di Jakarta.