Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya
Deretan Penodaan Agama Ponpes Al Zaytun, Tawaf Pakai Mobil hingga Sesatkan Asal Usul Al Quran
Pengamat menguraikan penodaan agama yang dilakukan oleh Ponpes Al Zaytun yang saat ini viral menjadi sorotan publik.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Pengamat menjelaskan sederetan penodaan agama yang dilakukan oleh Pondok pesantren (Ponpes) Al Zaytun.
Selain melakukan penodaan agama, Ponpes Al Zaytun turut diduga terlibat dengan organisasi terlarang.
Dikutip TribunWow dari Kompas, satu dari beberapa penodaan agama yang dilakukan oleh Ponpes Al Zaytun adalah menyebut Al Quran bukan firman Allah SWT melainkan perkataan Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Soal Keberlangsungan Ponpes Al Zaytun, Ridwan Kamil Masih Investigasi Adanya Pelanggaran Fiqih
Penjelasan ini disampaikan oleh Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan.
Ken menilai, Ponpes Al Zaytun telah menyimpang dari rukun Islam. Dia menjelaskan, para pengikutnya memiliki ritual haji sendiri yang dilaksanakan di ponpes tersebut tiap 1 Muharram.
Mereka, Ken menuturkan, melakukan tawaf mengelilingi Al Zaytun dengan menggunakan mobil.
"Melempar jumroh bukan pakai batu tapi pakai sak semen, semakin besar semakin soleh. Mereka juga mengatakan Al Quran bukan dari Allah melainkan perkataan nabi Muhammad, berarti ini kan menodakan agama," tutur Ken.
Ken pun berharap, pemerintah bisa segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"MUI dan Kemenag agar segera mengeluarkan fatwa dengan bukti-bukti yang ada agar menindak Al Zaytun," pungkasnya.
Ken juga menjelaskan, NII merupakan organisasi terlarang yang hendak meneruskan perjuangan DI-TII untuk mendirikan negara Islam.
"Itu ada 9 komandemen wilayah (KW)," kata Ken, dikutip dari TribunJabar.id, Senin (19/6/2023).
Dia membeberkan, KW 1 ada di Priangan Utara, KW 2 Jawa Tengah, KW 3 Jawa Timur, KW 4 Makassar, KW 5 Kalimantan, KW 6 Aceh, KW 7 Jawa Barat priangan selatan, KW 8 Lampung, dan KW 9 Jakarta Raya.
"KW 9 Paling eksis karena korbannya anak muda. Ada juga yang jadi pelaku terorisme, JAD, JAT. KW 9 ini di Jakarta," ujar Ken.
Baca juga: Saf Salat Bercampur hingga Nyanyian Lagu Yahudi, Ini 3 Alasan NU Haramkan Ponpes Al Zaytun
Panji Gumilang, menurut Ken, memiliki kedekatan dengan NII karena sosok pemimpin Al Zaytun ini dianggap cerdas.
"Makanya dia ada juga lembaga kerasulan, siasat perang. Cover-nya perdamaian dan toleransi biar tidak ketahuan. Kelihatannya pro-pemerintah padahal aslinya tidak," ucap Ken.