Terkini Daerah
Babak Akhir Kasus Wanita Tewas di Lift Kualanamu, Kini Resmi Damai, tapi Polda Sumut Tetap Selidiki
Akhirnya kasus wanita tewas di Bandara Kualanamu menemui titik terang, kini kasus tersebut berakhir damai.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Pakar Telematika Komentari Video CCTV Aisiah
Misteri kematian wanita yang terjatuh dari lift Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) terus didalami.
Diketahui mayat wanita tersebut bernama Aisiah Sinta Dewi (38).
Dan kini telah beredar rekaman CCTV detik-detik Aisiah terjatuh dari lift Bandara Kualanamu.
Dilansir TribunWow.com Pakar Telematika, Abimanyu Wachjoewidajat menyebut ada kejanggalan pada rekaman CCTV tersebut.
Menurut Abimanyu rekaman CCTV tersebut telah dipotong.
Abimanyu menyebut tindakan tersebut dilakukan untuk menutupi kasus.
"Tinggal croping aja itu pekerja yang mudah sekali, itu kerjaan enggak ada satu menit tinggal croping doang kok semuanya terpotong," ujar Abimanyu dikutip dari kanal YouTube TVOne News pada Rabu (3/5/2023).
"Yang sulit ada berskenario mana yang mau dipotong ya supaya enggak ketahuan karena mereka mencoba menutupi, kalau ternyata upayanya untuk menutupi ya, dipotong durasinya, dipotong bagian tengahnya itu pasti akan lama."
"Tetapi pekerjaan dari sini apapun momen menurut mereka susah atau mudah, apa yang kelihatan sekarang orang manapun bukan hanya saya, siapapun itu kamera di-croping satu," sambungnya.
Baca juga: Pihak Kualanamu Klaim CCTV Bermasalah saat Aisiah Tewas di Lift, Normal Lagi setelah Mayat Ditemukan
Kejanggalan lain adalah durasi dalam CCTV tersebut meragukan.
Selain itu, sudut pengambilan gambar CCTV itu juga tidak wajar.
"Kedua, dari durasinya ada area dipotong, yang ketiga sudutnya tidak wajar," ujar Abimanyu.
Bahkan Abimanyu menyebut, Standar Operating Procedure (SOP) dari pihak Bandara tidak wajar.
Abimanyu mempertanyakan tingkat keprofesionalitasan pegawai Bandara Kualanamu.
"SOP juga enggak wajar kenapa? Ada seseorang melapor keluarganya hilang kemudian udah dicatat bagian penerimaan, sampai seharian sampai besokannya lagi enggak ada me-follow up dari laporan tersebut," tutur Abimanyu.
(TribunWow.com/Dian Shinta)