Terkini Daerah
Viral Video Motor Pemudik Terjun Bebas Tembus Atap Rumah Warga di Banjarnegara, 1 Korban Kritis
Kecelakaan tunggal yang melibatkan pemotor terjadi di wilayah Pager Pelag, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (19/4/2023).
Editor: Via
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video memperlihatkan kecelakaan motor yang hilang kendali hingga terjun menembus atap rumah warga.
Peristiwa ini berlangsung di Pagerpelag, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Rabu (19/4/2023).
Korban merupakan pemudik yang terdiri dari suami istri dan anak yang kini masih dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Kesaksian Penumpang Mobil Viral yang Nyangkut di Rel Kereta, Sopir Dinyatakan Positif Narkoba
Baca juga: Upaya Penyelamatan Sopir yang Tergencet Bodi Truk, Alami Kecelakaan Tepat di Depan Kantor Polisi
Menurut video yang beredar, motor tersebut turun dari jalan turunan.
Namun, pengendara hilang kendali lantas motor terjun dan jatuh di atap dapur rumah warga.
Diduga motor tersebut mengalami rem blong hingga pengemudi tak bisa menghentikan laju kendaraan.
Pengendara pria saat ini dikabarkan dalam kondisi kritis, sedangkan istri dan anak mengalami luka.
Saat ini tribunjateng.com sedang mengonfirmasi kecelakaan ke pihak terkait.
Baca juga: Viral Video Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan Dirampok, Pemilik Pingsan Kehilangan Puluhan Juta
Tips Mudik Naik Motor Agar Aman sampai Tujuan
1. Merencanakan perjalanan
Pakar Safety Riding, Agus Sani mengatakan, jika terpaksa mudik naik sepeda motor, hal pertama yang wajib disiapkan adalah perencanaan perjalanan.
Dengan begitu, pemudik lebih siap dan bisa melakukan segala pengecekan sebelum berangkat.
Sebelum berangkat, pastikan pemudik mengecek motornya, termasuk memastikan komponen mesin dalam keadaan baik.
“Jika perjalanan direncanakan dengan baik, maka tidak menjadi masalah," ujar Agus kepada Kompas.com, Rabu (20/04/2022).
Mengutip Kompas.com, (25/05/2019), periksa mulai dari kondisi mesin, rem, roda, oli, lampu, dan komponen lainnya. Motor yang lancar akan memperlancar perjalanan sampai kampung halaman.
Pemudik juga bisa melakukan servis motor terlebih dahulu sebelum perjalanan.
Sampaikan keluhan mengenai kondisi motor kepada petugas servis agar masalah pada kendaraan dapat segera teratasi.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Kendari, Motor Trail Ringsek Ditabrak 2 Mobil, Berikut Kronologinya

2. Pakai perlengkapan berkendara yang tepat
Selain itu, pastikan mengenakan perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman selama perjalanan.
Dengan mempersiapkan riding gear yang baik, pengendara motor tentunya akan merasa lebih nyaman dan aman, apalagi jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh.
"Riding gear yang aman adalah yang dapat melindungi seluruh bagian tubuh secara maksimal dan nyaman digunakan saat berkendara," ungkap Agus.
Dalam pemilihan riding gear, dianjurkan tidak terpaku pada merek tertentu atau mengikuti gaya orang hanya karena alasan tren.
Sebab, riding gear tersebut belum tentu pas dan nyaman di tubuh kita.
Helm, misalnya, dianjurkan memilih sesuai ukuran kepala dan minimal memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Jangan karena ingin terlihat keren, lalu membeli helm mahal dengan merek tertentu, tapi ukurannya terlalu besar atau kecil," kata Agus Sani.
Selain itu, disarankan pula mengenakan jaket, sarung tangan, sepatu, serta celana panjang yang nyaman dan tak kebesaran atau kekecilan.
3. Persiapkan rute perjalanan
Berikutnya adalah menyiapkan rute perjalanan dengan matang, sehingga pengendara mengetahui kapan dan di mana tempat istirahat selama di jalan.
Pengendara bisa mencari informasi tempat istirahat melalui internet agar bisa memperkirakan berapa jam perjalanan untuk sampai ke tempat istirahat.
Usahakan pula untuk meluangkan waktu istirahat setelah berkendara selama beberapa waktu.
"Beristirahatlah ketika telah mencapai perjalanan 2 (jam) sampai 2,5 jam agar tubuh tetap dalam kondisi yang fit,” kata Agus Sani.
Ia menganjurkan agar pengendara tak memaksakan diri jika lelah atau mengantuk.
Sebab, kondisi badan yang kelelahan bisa berbahaya, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan pengendara lainnya.
“Selain itu, atur juga waktu perjalanan dengan baik agar selalu selamat dan aman sampai ke tujuan,” ucap Agus Sani.
4. Tidak membawa barang berlebihan
Agus juga mengimbau agar pengendara motor tidak membawa barang secara berlebihan, membawa uang secukupnya, serta membawa surat identitas dan surat kendaraan.
“Jangan membawa barang yang berlebihan di motor," ucap Agus.
Mengutip Kompas.com, (29/05/2019), semakin banyak barang bawaan, semakin sulit motor dikendalikan.
Agar lebih praktis, dianjurkan agar barang-barang bawaan disatukan ke dalam sebuah tas sehingga lebih mudah dibawa.
Usahakan penumpang motor maksimal dua orang. Jika sudah berkeluarga, hendaknya tidak memaksakan untuk mengangkut lebih dari dua orang dalam satu motor.
Kelebihan penumpang menyebabkan sepeda motor lebih sulit untuk dikendarai sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, petugas kepolisian juga bisa menindak sepeda motor yang kelebihan muatan, demi keselamatan.
5. Tidur cukup sebelum melakukan perjalanan
Agar tubuh tetap prima, pastikan tidur cukup, apalagi sehari sebelum perjalanan mudik.
Dengan cukup tidur, konsentrasi pengendara saat naik sepeda motor akan semakin baik dan tak mudah merasa mengantuk di perjalanan, seperti dikutip dari Kompas.com (29/05/2019).
Kurang tidur bisa sangat berbahaya karena berpotensi mengganggu konsentrasi dan membahayakan saat dalam perjalanan.
Microsleep, atau tertidur sejenak saat naik kendaraan, juga bisa terjadi pada pengendara yang kurang tidur.
Tak hanya merugikan diri sendiri, orang lain juga bisa terkena imbasnya jika terjadi kecelakaan.
6. Jaga kondisi tubuh agar tetap bugar
Tidur cukup merupakan salah satu cara agar kondisi badan prima sebelum perjalanan dengan sepeda motor.
Selain istirahat yang cukup jangan lupa untuk makan menu bergizi saat sahur dan konsumsi vitamin jika perlu.
Mengkonsumsi makanan yang sehat juga membuat tubuh lebih bugar dan kuat jika harus melalukan perjalanan panjang.
7. Tidak ngopi saat sahur
Minum kopi memang nikmat dan bisa mengusir rasa kantuk.
Namun, minum kopi saat sahur bisa menyebabkan cairan tubuh banyak keluar melalui urin.
Saat tidak berpuasa, cairan yang terbuang bisa digantikan dengan minum. Akan tetapi saat berpuasa, makan dan minum tidak bisa dilakukan sehingga cairan tubuh tidak bisa dugantijan dengan segera.
8. Berdoa untuk keselamatan saat perjalanan
Usahakan untuk selalu berdoa agar perjalanan mudik senantiasa dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Selama perjalanan juga jangan lupa untuk menjalankan shalat wajib, meski terkadang terasa berat.
Pengendara bisa mampir ke masjid untuk shalat sekalian beristirahat, jadi selain segar karena air wudu, badan juga tak merasa begitu kelelahan.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "BREAKING NEWS: Pemudik Kecelakaan di Banjanegara, Motor Terbang Terjun di Dapur Rumah Warga", dan "Kecelakaan Tadi Siang, Suami Kritis Istri dan Anak Luka-luka, Mudik Naik Motor Terjun ke Rumah Warga"
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|