Breaking News:

Terkini Daerah

AC Mati Buntut Gangguan Listrik, Viral Penumpang Pesawat Batik Air Mengamuk, Berikut Dalih Maskapai

Penumpang pesawat Batik Air jurusan Kuala Lumpur - Jakarta mengamuk menolak lepas landas.

Editor: Via
Instagram @batikair
Ilustrasi Pesawat Batik Air. Viral terekam kamera sejumlah penumpang mengamuk lantaran AC pesawat yang mati, Senin (10/4/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Lantaran meragukan keamanan pesawat, sejumlah penumpang maskapai Batik Air mengamuk saat akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, pada Senin (10/4/2023) kemarin.

Rupanya, para penumpang merasakan ada gangguan listrik di pesawat lantaran AC yang mati dan lampu sempat padam saat hendak lepas landas.

Akibatnya, pada penumpang melakukan protes ke pramugari dan menolak berangkat jika AC pesawat belum menyala.

Menanggapi permasalahan ini, pihak Batik Air mengucapkan permintaan maaf dan memberikan penjelasan terkait masalah yang terjadi.

Baca juga: Saksi Mata Ceritakan Kengerian Pesawat Jatuh di Nepal, Sempat Dengar Tangisan dan Jeritan Korban

Peristiwa ini pun tertangkap kamera hingga kemudian viral dibagikan di media sosial.

"Gegara AC Mati Jelang Lepas Landas, Penumpang Batik Air KL-JKT Ngamuk Minta Surat Pernyataan Pesawat Aman," tulis keterangan video yang diunggah @kabarnegri.

Sejumlah penumpang di dalam pesawat melakukan protes kepada pramugari.

Seorang penumpang bahkan mendesak pramugari meminta surat keamanan pesawat.

"Setuju ngga bapak ibu, jangan terbang sampai AC dingin. Kita ngga mau terbang, kalau AC ga dingin," kata wanita berbaju hijau tersebut berbicara kepada salah satu pramugari.

Terdengar suara penumpang lain yang seolah sepakat dengan wanita tersebut.

Sementara, pramugari itu menanggapi dengan tenang dan mengatakan jika udara AC segera dingin saat penerbangan.

"Tapi nanti di atas sudah dingin Ibu," ucap pramugari.

Baca juga: Berputar 30 Menit, Pesawat Batik Air 7368 Tak Bisa Mendarat di Adi Soemarmo, Beralih ke Juanda 

Pesawat batik air yg membawa WNI dari Wuhan
Pesawat batik air yg membawa WNI dari Wuhan (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Klarifikasi Batik Air

Batik Air pun meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi tersebut.

Melalui keterangan tertulis Corporate Communications Strategic of Batik air Danang Mandala Prihantoro mengatakan,
Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LBS dalam kondisi prima dan aman dioperasikan.

"Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyaman yang terjadi kepada tamu (sebutan penumpang) pada penerbangan nomor ID-7283 rute Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) pada Senin (10/ 04)," ujar Danang, Rabu (12/04/2023).

Danang menerangkan, ketidaknyamanan (keluhan pesawat kurang terasa dingin dan lampu sempat padam seketika) yang terjadi pada situasi dimaksud disebabkan oleh Ground Power Unit (GPU) yang tidak bekerja secara maksimal (Ground power issue).

Ground power issue adalah gangguan yang terjadi pada pasokan daya listrik yang diberikan pada pesawat melalui GPU saat pesawat sedang parkir di darat.

Kendala dapat berupa ketidakmampuan GPU memberikan pasokan listrik yang cukup pada pesawat, atau terjadi indikasi kegagalan pada sistem kelistrikan yang menyebabkan pasokan daya listrik terganggu.

"Ground Power Unit (GPU) disediakan oleh pihak ketiga atau mitra ground handling yang bekerja sama dengan Batik Air di Kuala Lumpur," ungkap Danang.

Pihaknya mengungkap, Ground Power Unit (GPU) merupakan peralatan yang terpisah dari pesawat dan berfungsi sebagai pemasok kelistrikan dari luar pada pesawat.

"GPU biasanya terletak di area parkir pesawat dan dihubungkan ke pesawat dengan menggunakan kabel listrik yang terpasang di konektor pada pesawat," terangnya.

Dalam operasinya, GPU dikendalikan oleh operator ground handling dan bukan oleh awak pesawat.

Pastikan Kondisi Pesawat Layak Terbang

Batik Air menegaskan, bahwa pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LBS dalam kondisi prima, laik dan aman dioperasikan.

Kendala yang terjadi pada ketidakmaksimalan kinerja GPU telah diatasi dengan segera dan tidak mempengaruhi keselamatan penerbangan.

Pesawat lepas landas pukul 18:32 waktu setempat (zona waktu Malaysia, GMT+ 08) dan mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 19:19 WIB (GMT+ 07). (*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Penumpang Pesawat KL-JKT Mengamuk Gegara AC Mati Jelang Lepas Landas, Ini Penjelasan Batik Air"

Tags:
Batik AirInsiden pesawatPesawatPenumpangPesawat Terbang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved