Breaking News:

Berita Viral

Hilang Sejak 2021, Korban Dukun Mbah Slamet Sempat 'Missed Call' Kakak Sebelum Dibunuh Bersama Anak

Kakak korban Theresia Dewi mengungkap kenangan terakhirnya bersama sang adik sebelum akhirnya dibunuh Mbah Slamet.

Editor: Jayanti Tri Utam
Kompas.com/Fadla Mukhtar Zain
TH (45) alias Mbah Slamet, dukun pengganda uang yang membunuh 12 pasiennya sejak 2020 lalu. Terbaru, kakak korban Theresia Dewi mengungkap kenangan terakhirnya bersama sang adik sebelum akhirnya dibunuh Mbah Slamet. 

TRIBUNWOW.COM - Kematian Theresia Dewi (49) dan anaknya, Okta Ali Abrianto (33), masih menyisakan duka untuk keluarga.

Diliansir TribunWow.com, Theresia dan Okta merupakan ibu dan anak yang menjadi korban pembunuhan dukun pengganda uang asal Banjarnegara, Jawa Tengah, Tohari alias Mbah Slamet (45).

Keduanya sempat hilang sejak 21 November 2022 sebelum akhirnya ditemukan tinggal tulang belulang pada April 2023.

Setelah ditemukan, jasad keduanya dimakamkan di Blok B7 TPU Giriloyo Magelang pada Selasa (11/4/2023).

Baca juga: Viral Anggota Pemuda Pancasila dan Ibunya Jadi Korban Dukun Mbah Slamet, Hilang sejak 2021

Salah satu kakak Theresia, Budi Irianto (58) mengaku kontak terakhir dengan korban pada 21 November 2021 sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu Theresia mengatakan sedang berada di Banyumas.

Lalu pada 22 November 2021 seitar pukul 02.00 WIB, ada panggilan tak terjawab dari Theresia di ponsel Budi.

Dia lantas menelepon balik tetapi sudah tidak direspons oleh Theresia.

"Sekitar jam 02.00 WIB ada panggilan tak terjawab, karena saya tidur ya. Lalu saya telepon balik nggak bisa, lost contact sampai sekarang," ungkap Budi, usai proses pemakaman di TPU Giriloyo Magelang, Selasa (11/4/2023).

Pemakaman korban pembunuhan dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanyasa, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (4/4/2023) sore.
Pemakaman korban pembunuhan dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanyasa, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (4/4/2023) sore. (TribunJateng/Fadlan Mukhtar Zain)

Baca juga: Kini Menghilang, Viral Jejak Digital Korban Mbah Slamet, Sempat Ajak Netizen Geruduk sang Dukun

Menurut Budi, Theresia maupun Okta tidak menyampaikan maksud dan tujuannya pergi ke Banyumas. Padahal, Theresia tipe orang yang terbuka.

"Adik saya itu orangnya terbuka, cuma satu hal itu kok nggak cerita," kata Budi.

Budi mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa adik dan keponakannya itu.

Budi mengaku tak ada firasat apapun sebelum Theresia menghilang hingga akhirnya ditemukan tewas karena dibunuh Mbah Slamet.

"Enggak ada firasat sama sekali. Bahkan selama 1,5 tahun (sejak korban pergi) juga enggak merasa mimpi atau apa. Sama sekali enggak ada," ujar Budi.

Diketahui sebelumnya, Theresia Dewi dan Okta Ali Abrianto masuk dalam daftar 8 korban Slamet Tohari (47) alias Mbah Slamet yang berhasil diidentifikasi polisi.

Baca juga: Curhat Mbah Slamet, Dukun Pencabut 12 Nyawa di Banjarnegara: Ini Korban Saya Juga, tapi Sudah Lama

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
BanjarnegaraDukunPembunuhan Berantairacun
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved