Berita Viral
Tipu-tipu Dukun Mbah Slamet Buai Pasutri Lampung, Salah Ritual Berujung Nyawa Korban Melayang
Tipu-tipu Mbah Slamet dukun pengganda uang buai belasan korbannya, sempat mengaku dirampok hingga salah ritual.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Satu per satu kebohongan dukun pengganda uang abal-abal dari Banjarnegara, Jawa Tengah, Tohari (45) alias Mbah Slamet, terungkap.
Dilansir TribunWow.com, Mbah Slamet sempat membohongi dua pasangan suami istri (pasutri) asal Lampung.
Kedua pasutri tersebut adalah Irsad dan Wahyu Tri Ningsih, serta Suheri dan Riani.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan kedua pasutri itu sampai tiga kali bolak-balik dari Lampung ke Banjarnegara.
Baca juga: Kini Menghilang, Viral Jejak Digital Korban Mbah Slamet, Sempat Ajak Netizen Geruduk sang Dukun
Menurut Pandra, keempat korban pertama kali berangkat ke Banjarnegara pada April 2022.
"Korban Irsad dan Suheri mendapatkan informasi bahwa pelaku bisa menggandakan uang dari seorang bernama Koji," ujar Pandra, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (8/4/2023).
"Mereka lalu berangkat ke padepokan pelaku itu."
Namun tak berselang lama, kedua pasutri itu kembali ke Lampung.
Korban Suheri lantas memberi kabar pada Irsad bahwa penggandaan uang pada April 2021 berhasil.
"Tetapi pelaku mengaku uang hasil penggandaan itu tidak ada karena dirampok," ucap Pandra.
Keempat korban percaya begitu saja dengan ucapan Mbah Slamet.

Baca juga: Kaget Tahu Orangtua jadi Korban Dukun Banjarnegara dari Viral TikTok, Rani Ungkap Pesan Terakhir
Mereka justru merasa kemampauan Mbah Slamet menggandakan uang benar adanya.
Hingga akhirnya mereka kembali ke Banjarnegara untuk menemui Mbah Slamet.
Setibanya korban di Banjarnegara, Mbah Slamet menyebut ritual yang dilakukan sebelumnya salah dan harus menunggu 40 hari.
Para korban lantas tinggal empat hari di padepokan lalu kembali ke Lampung.