Breaking News:

Anak Pejabat Pajak Aniaya Remaja

Tahan Tangis, Sri Mulyani Bahas Kasus Rafael Ayah Mario Dandy: Selama Ini Sudah Kita Coba Perbaiki

Menteri Keuangan Sri Mulyani buka suara atas kasus viral Mario Dandy dan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Kompastv
Eksklusif wawancara Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara ROSI Kompastv, Kamis (2/3/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terlihat hampir menangis saat membahas respons negatif masyarakat pada lembaganya.

Dilansir TribunWow.com, kekecewaan tersebut mencuat setelah viralnya kasus penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo (20) yang merupakan anak dari eks Kabag Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.

Sri Mulyani pun menilai bahwa kritik tajam yang kini banyak ditujukan ke Kementerian Keuangan merupakan pengingat agar selalu berupaya yang terbaik.

Baca juga: Belajar dari Viral Kasus Mario Dandy, Sri Mulyani Optimis Kemenkeu Bisa Dipercaya Masyarakat

Diketahui, harta kekayaan bawahan Sri Mulyani disorot setelah publik mengetahui bahwa Mario Dandy kerap memamerkan harta sang ayah.

Setelah ditelusuri, rupanya kendaraan mewah yang digunakan anaknya, tak didaftarkan Rafael ke LHKPN KPK.

Selain menunggak pajak, ditemukan pula ada indikasi pencucian uang serta aliran dana mencurigakan yang dilakukan Rafael.

Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bernama Rafael Alun Trisambodo saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan seusai dipanggil oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait ulah anaknya Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) yang melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial D serta aksi Dandy yang kerap mamerkan harta kekayaannya di media sosial (medsos).
Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bernama Rafael Alun Trisambodo saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan seusai dipanggil oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait ulah anaknya Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) yang melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial D serta aksi Dandy yang kerap mamerkan harta kekayaannya di media sosial (medsos). (YouTube Kompastv)

Baca juga: Kejanggalan Rubicon dan Motor Gede Mario Dandy, Dimiliki Penghuni Gang Sempit, KPK: Ini Tak Mungkin

Menyikapi hal ini, Sri Mulyani tampak berkaca-kaca seolah menyesali kelalaiannya dalam mendisiplinkan bawahan.

Dengan suara bergetar, Sri Mulyani mengaku dapat memahami alasan kekecewaan masyarakat.

"Sebetulnya kalau kita lihat suasana sekarang ini ya, saya benar-benar bisa memahami," ucap Sri Mulyani dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (3/3/2023).

"Di satu sisi masyarakat sangat kecewa, dan pasti marah."

Menurutnya, kekesalan masyarakat menyiratkan harapan agar Kementerian Keuangan bisa berbenah menjadi lebih baik.

Meskipun selama ini, Sri Mulyani menekankan bahwa pihaknya masih terus melakukan reformasi.

"Itu adalah ekspresi dan harapan dari masyarakat terhadap sebuah institusi yang selama ini sudah kita coba untuk perbaiki. Dan juga memang memiliki banyak sekali apa yang disebut prestasi, capaian," ujar Sri Mulyani.

Prestasi Kemenkeu antara lain berhasil menjaga perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah wabah Covid-19 yang membuat negara lain kewalahan.

"Kementerian keuangan dalam hal ini, di berbagai lini, di berbagai forum, kita mendapat pengakuan adanya suatu reformasi," imbuhnya.

Halaman 1/3
Tags:
Sri MulyaniRafael Alun TrisambodoMario DandyDirektorat Jenderal Pajak (DJP)GP AnsorPajakKementerian Keuangan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved